RAPBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Inflasi 2,5 Persen

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Inflasi 2,5 Persen. (Foto: Tribunnews)

RAPBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Inflasi 2,5 Persen. (Foto: Tribunnews)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Komisi XI DPR dan pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027, dengan target pertumbuhan ekonomi 6 persen, inflasi 2,5 persen, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, serta suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun 6,9 persen.

Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK, serta pihak terkait lainnya pada Rabu (2/9/2026).

Asumsi Makro dan Sasaran Pembangunan

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan, target pertumbuhan ekonomi 6 persen secara tahunan menjadi salah satu poin utama yang disepakati bersama. “Pertumbuhan ekonomi year on year 6 persen kita sepakati sama,” ujar Misbakhun.

Baca Juga:  Prabowo Blak-Blakan: Dari Usulan Anak Desa di TikTok hingga Rencana Pangkas Ratusan BUMN

Menurut dia, penetapan asumsi tersebut telah mempertimbangkan perkembangan ekonomi global dan domestik, termasuk berbagai peluang serta risiko yang berpotensi memengaruhi kinerja perekonomian nasional. Asumsi itu akan menjadi salah satu pijakan pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal dan APBN 2027.

Selain indikator makro, DPR dan pemerintah juga menyepakati sejumlah sasaran pembangunan 2027, di antaranya tingkat kemiskinan 6-6,5 persen, kemiskinan ekstrem 0-0,5 persen, rasio gini 0,360-0,365, dan tingkat pengangguran terbuka 4,30-4,87 persen. Pemerintah juga menargetkan Indeks Modal Manusia sebesar 0,575 dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 76,84.

Baca Juga:  Yusril Ihza Mahendra Raih Gelar Doktor Ilmu Filsafat dari Universitas Indonesia

Target Lapangan Kerja dan Pendapatan

Di sektor pertanian dan kelautan, Nilai Tukar Petani (NTP) ditargetkan berada di kisaran 125-128, sedangkan Nilai Tukar Nelayan (NTN) di kisaran 106-110. Adapun penciptaan lapangan kerja baru ditargetkan mencapai 2,57 juta hingga 3,49 juta orang pada 2027.

Sementara itu, pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita ditargetkan mencapai sekitar 5.800-5.840 dolar AS atau setara Rp98,54 juta-Rp99,22 juta. Asumsi-asumsi tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun Rancangan Undang-Undang APBN 2027 beserta nota keuangannya.

Berita Terkait

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP
Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa
HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai
TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh
Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi
Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global
Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:45 WIB

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Berita Terbaru

AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:22 WIB

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP. (Foto: Dok. ANTARA)

Ekonomi

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:52 WIB

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa. (Foto: iNews.id)

Nasional

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:19 WIB

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB