KUPANG, ArgumenRakyat.com — Tim SAR Maumere memfokuskan pencarian korban gempa magnitudo 7,7 di dua kabupaten, yaitu Manggarai dan Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026), dikutip dari antaranews.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pencarian Diperluas ke Dua Kabupaten
Pada hari kedua pascagempa yang berpusat di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, SAR Maumere memusatkan operasi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Sebelumnya, pada hari pertama, tim menyelesaikan evakuasi lima korban di Maumere, Kabupaten Sikka.
"Di hari ini kita fokus pencarian di dua kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur," kata Kepala SAR Maumere Fatur Rahman saat dihubungi dari Kupang, Minggu.
Personel beserta alat utama (alut) SAR dikerahkan sejak pukul 06.00 WITA ke sejumlah titik prioritas. Akses darat ke wilayah Reo, Manggarai Timur, yang sempat terhambat longsor kini mulai dapat dilalui petugas.
48 Meninggal, 64 Luka-Luka
Berdasarkan pendataan sementara hingga pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak gempa, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang luka berat maupun ringan. Jumlah itu masih bersifat sementara dan dinamis.
Tim SAR terus menyisir dan mendata di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan BPBD dan unsur potensi SAR. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.









