JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS di pasar spot pada perdagangan Jumat (14/8/2026), menyentuh level Rp17.863 per dolar AS seusai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan 0,08 Persen dari Pembukaan
Melansir laporan Tribun-Video.com dalam program Tribunnews Update di kanal YouTube Tribunnews (14/8/2026), data Bloomberg mencatat rupiah berada di posisi Rp17.863 per dolar AS pada pukul 12.10 WIB. Posisi itu menunjukkan penguatan 0,08 persen atau sekitar 14 poin dibandingkan pembukaan perdagangan Jumat pagi.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS. Menurut dia, investor domestik tengah mencermati respons pasar terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo.
Pasar Menanti RAPBN 2027
Pelaku pasar juga menantikan penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 oleh Presiden Prabowo pada Jumat sore. Respons investor terhadap agenda tersebut dinilai dapat memengaruhi arah pergerakan rupiah sepanjang sisa perdagangan.
Di sisi lain, ruang penguatan rupiah turut ditopang faktor eksternal. Menurut Lukman, dolar AS mengalami koreksi setelah sejumlah data inflasi dan ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pelemahan, sehingga memberi ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan.
(Sumber: Tribun-Video.com / kanal YouTube Tribunnews)









