Pemerintah Buka Kuota Magang Nasional Jadi 150 Ribu Peserta demi Tekan Pengangguran

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Seskab, Teddy Indra Wijaya, dalam kunjungannya di launching Program Magang Nasional (PMN) Angkatan II, Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin 29/6/2026 (Dok. @sekretariatkabinet)

Foto: Seskab, Teddy Indra Wijaya, dalam kunjungannya di launching Program Magang Nasional (PMN) Angkatan II, Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin 29/6/2026 (Dok. @sekretariatkabinet)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan resmi menambah kuota program magang nasional angkatan kedua pada tahun ini dari yang sebelumnya hanya 100.000 peserta menjadi 150.000 peserta.

Langkah strategis ini diambil sebagai salah satu program prioritas pemerintah dalam menekan angka pengangguran di kalangan lulusan baru perguruan tinggi (S-1), sekaligus menjadi jembatan agar mereka lebih siap memasuki dunia kerja.

Kebijakan perluasan kuota ini diputuskan setelah pelaksanaan program magang pada angkatan pertama dinilai memberikan hasil yang sangat positif. Melalui skema ini, para lulusan baru tersebut akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja secara langsung dan menimba ilmu di berbagai perusahaan mitra.

Baca Juga:  IHSG Dibuka Menguat 50,14 Poin ke Level 6.512

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan secara terperinci mengenai mekanisme, skema insentif, serta keuntungan yang akan didapatkan oleh para peserta selama mengikuti jalannya program nasional tersebut.

“Intinya adalah satu, mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah khususnya S-1 itu bisa langsung magang bekerja selama enam bulan. Kemudian mendapatkan penghasilan yang cukup signifikan itu di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta per bulan, tergantung dari lokasi mereka bekerja karena sesuai upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja. Kemudian yang ketiga, diajari dilatih oleh mentor-mentor di perusahaannya,” ujar Teddy dalam kunjungannya di launching Program Magang Nasional (PMN) Angkatan II , Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:  Seskab Teddy Jawab Kritik Diplomasi: Membela Lawatan Prabowo dari Sengatan Diplomat Senio

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh biaya uang saku peserta berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh anggaran pemerintah, sehingga tidak akan membebani keuangan dari perusahaan-perusahaan mitra yang ikut berpartisipasi. Melalui kolaborasi ini, pemerintah optimistis dapat menciptakan ekosistem kerja yang lebih inklusif dan produktif bagi generasi muda.

Berita Terkait

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng
Remaja Surabaya Tewas usai Bangunkan Keluarga saat Kebakaran

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB