Trump Kembali Sebut Sepakat Damai dengan Iran, Selat Hormuz Kembali Dibuka

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sketch Art Pencil Colored

Sketch Art Pencil Colored "Donald Trump"

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Peta geopolitik Timur Tengah mengalami pergeseran dramatis. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan damai komprehensif guna mengakhiri permusuhan bilateral. Rekonsiliasi ini menandai berakhirnya blokade angkatan laut AS sekaligus membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz tanpa biaya tambahan.

Langkah diplomatik ini menjadi determinan paling signifikan pasca-eskalasi militer yang dipicu serangan udara AS dan Israel ke Iran pada 28 Desember silam. Selain menghentikan konfrontasi bersenjata, pemulihan jalur logistik ini diproyeksikan mampu menstabilkan kembali volatilitas pasar energi global yang sempat kelimpungan akibat blokade.

Sebagimana dilansir dari Jawa Pos, melalui saluran komunikasi digital tepercaya di platform Truth Social pada Minggu (14/6), Trump mengeksplisitkan konfirmasi atas konklusi negosiasi tersebut. Secara teoretis, artikulasi politik Trump mengindikasikan tercapainya konsensus absolut demi mengakhiri friksi, sebagaimana ia menegaskan konsep kesepahaman tersebut dalam premis analitisnya, “Kesepakatan dengan Republik islam iran sekarang sudah selesai,” tulis Trump.

Restorasi fungsional Selat Hormuz menjadi klausul paling krusial dalam perjanjian ini mengingat signifikansinya sebagai urat nadi distribusi minyak dunia. Guna melegitimasi kebijakan de-eskalasi strategis tersebut di hadapan publik internasional, sang pembuat kebijakan mendeklarasikan maklumat taktisnya:

Baca Juga:  Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan

“Selamat untuk semua! Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan bebas pulsa Selat Hormuz, dan, bersamaan dengan ini, mengizinkan penghapusan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat, Kapal-kapal Dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” beber Trump.

Lebih lanjut, Trump memproyeksikan pakta ini sebagai fondasi kokoh bagi arsitektur keamanan regional yang lebih inklusif. Melalui simplifikasi visi perdamaian global, ia memaparkan manifestasi teleologis dari kesepakatan tersebut, “Kesepakatan Besar ini akan membawa Perdamaian dan Keamanan ke seluruh Wilayah,” tulisnya dalam unggahan terpisah.

Ia bahkan mengisyaratkan lahirnya kemitraan strategis baru yang membedakan doktrin diplomasinya dengan para pendahulu. Dalam narasi otobiografis yang bernuansa self-fashioning politik, ia merumuskan tesis kepemimpinannya:

“Banyak presiden telah mencoba berdamai dengan Iran, dan semuanya telah gagal sebelum saya. Para Pemimpin Daerah, untuk pertama kalinya, telah menemukan seorang Presiden yang dapat membantu mereka mencapai Perdamaian yang sesungguhnya,” kata suami Melania Trump tersebut.

Baca Juga:  Ucapan Belasungkawa Megawati untuk Khamenei Disiarkan di TV Iran

Menurut kalkulasi ekonominya, pembersihan ranjau laut akan memperlancar ekspor-impor komoditas energi dari kedua arah. Validasi atas klaim sepihak Washington ini segera memperoleh justifikasi institusional dari Teheran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, memverifikasi keabsahan pakta tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi diplomasi pintu belakang yang melibatkan aktor mediator internasional.

Sebelum klaim resmi Gedung Putih mengemuka, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, telah mengantisipasi pengumuman ini melalui platform X. Sharif memaparkan dimensi multilateral dari resolusi damai ini, yang mencakup penghentian operasi militer komprehensif hingga ke Lebanon. Dalam penyataan geopolitik yang komparatif, ia merumuskan konklusi formalnya:

“Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Perdamaian antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah DICAPAI. Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon,” tulis Sharif.

Berita Terkait

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik
Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang
Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan
Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak
Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Berita Terbaru

Narasumber podcast Kusieh Bendi menjelaskan digitalisasi peradilan. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Digital

E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:46 WIB

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak. (Foto: Dok. Tribun Jogja)

Nasional

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:49 WIB

Pasutri Bunuh Bayi di Toilet Umum Kebayoran Lama. (Foto: Dok. Polres Metro Jakarta Selatan)

Hukum

Pasutri Bunuh Bayi di Toilet Umum Kebayoran Lama

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:43 WIB

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor. (Foto: Dok. BMKG Maritim Tanjung Perak)

Nasional

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:38 WIB

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WIB