Iran Beri Izin Kapal Pertamina Melintas di Selat Hormuz, Pelayaran Masih Tunggu Kesiapan

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Beri Izin Kapal Pertamina Melintas di Selat Hormuz, Pelayaran Masih Tunggu Kesiapan

Iran Beri Izin Kapal Pertamina Melintas di Selat Hormuz, Pelayaran Masih Tunggu Kesiapan

ArgumenRakyat.com | Jakarta — Pemerintah Iran memberikan izin kepada kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) untuk melintasi Selat Hormuz, setelah sebelumnya sempat tertahan akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan bahwa pihak Iran telah memberikan respons positif terhadap permintaan Indonesia terkait keamanan pelayaran kapal di jalur tersebut.

Baca Juga:  Mencermati Peringatan Jusuf Kalla soal Tekanan Ekonomi di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Meski izin telah diberikan, kapal tanker Pertamina belum langsung melintas. Pelayaran masih menunggu kesiapan teknis, termasuk aspek operasional, perlindungan asuransi, serta kondisi keamanan di lapangan.

Situasi di Selat Hormuz sendiri masih tergolong sensitif menyusul eskalasi konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan. Iran dilaporkan menerapkan kebijakan selektif terhadap kapal-kapal yang diizinkan melintas, dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan hubungan diplomatik.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, yang dilalui sekitar seperlima distribusi minyak global. Gangguan di kawasan ini berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi dan harga minyak dunia.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Sabah Malaysia, Getaran Terasa hingga Kalimantan Utara

Pihak Pertamina dan pemerintah Indonesia saat ini terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan pelayaran dapat berlangsung aman.

Hingga kini, proses persiapan masih berlangsung dan waktu pasti keberangkatan kapal belum diumumkan.(**)

Berita Terkait

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik
Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang
Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan
Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak
Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB