ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Kemudahan belanja daring memang memanjakan masyarakat. Namun, oknum tak bertanggung jawab terus menciptakan modus baru untuk menjebak korban. Agar pengalaman belanja tetap menyenangkan dan saldo rekening aman, masyarakat perlu menerapkan beberapa tips penting berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertama, utamakan bertransaksi di marketplace resmi yang menyediakan sistem rekening bersama (rekber). Penjual nakal sering meminta pembeli transfer langsung ke rekening pribadi di luar aplikasi. Jika pembeli tidak benar-benar mengenal penjual, hindari cara ini karena tidak ada perlindungan sama sekali.
Kedua, cermati rekam jejak toko sebelum membayar. Jangan mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal. Pembeli wajib memeriksa rating toko, membaca ulasan pembeli sebelumnya, dan memastikan foto produk bukan hasil curian dari toko lain. Toko abal-abal biasanya memiliki rating rendah atau ulasan yang aneh.
Ketiga, waspadai tautan mencurigakan. Penipu sering mengirimkan link melalui pesan singkat atau DM yang mengaku dari kurir atau customer service. Jangan pernah mengklik tautan yang meminta data pribadi, kode OTP, atau informasi perbankan. Pihak resmi tidak akan pernah meminta OTP melalui pesan.
Keempat, gunakan metode pembayaran yang aman. Fitur COD (Cash on Delivery) menjadi pilihan terbaik karena pembeli membayar setelah barang diterima. Alternatif lain adalah dompet digital resmi yang menyediakan perlindungan pembeli. Hindari transfer langsung ke rekening orang yang tidak dikenal.
Dengan tetap skeptis dan teliti sebelum membayar, masyarakat dapat terhindar dari kerugian materi akibat penipuan siber yang semakin marak. Ingat, kewaspadaan adalah kunci utama belanja online yang aman.(**)









