Satelit Merah Putih 2 Perluas Akses Internet di Zona Bencana, Era Digitalisasi Inklusif Dimulai

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Di penghujung tahun 2025, lanskap teknologi Indonesia mencatatkan lompatan besar. Di tengah tantangan pemulihan pascabencana, integrasi teknologi satelit dan kecerdasan buatan (AI) menjadi pilar utama pemerintah dalam memastikan komunikasi tetap terjaga dan bantuan tersalurkan secara presisi.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Internet Cepat untuk Wilayah Terisolasi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan bahwa optimalisasi Satelit Merah Putih 2 kini telah mencapai cakupan maksimal di wilayah Sumatera dan Indonesia bagian timur. Hari ini, Minggu (28/12/2025), dilaporkan bahwa titik-titik pengungsian di pelosok Sumatera Barat kini telah terhubung dengan akses internet berkecepatan tinggi secara gratis.

Teknologi ini memungkinkan sistem koordinasi darurat (Emergency Response System) bekerja secara real-time. Para penyintas kini dapat melaporkan kebutuhan mereka langsung melalui aplikasi digital, yang datanya langsung masuk ke dasbor pusat kendali bantuan di Jakarta.

Baca Juga:  Whale Crypto Serbu Solana: Amankan Aset atau Bull Run?

AI untuk Mitigasi Bencana Masa Depan

Selain konektivitas, tren teknologi hari ini juga menyoroti penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) Presisi untuk pemetaan risiko bencana. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama beberapa startup teknologi lokal baru saja merilis model prediksi cuaca ekstrem yang diklaim memiliki akurasi hingga 92% untuk skala lokal (mikro).

Sistem ini tidak hanya memprediksi hujan, tetapi juga mensimulasikan aliran air permukaan untuk memberikan peringatan dini (early warning) banjir bandang 6 jam lebih cepat dari sistem konvensional. Teknologi ini diharapkan menjadi standar baru dalam keselamatan warga di daerah rawan longsor.

Kedaulatan Data dan Keamanan Siber

Di sisi lain, isu keamanan data pribadi tetap menjadi sorotan utama. Menjelang pergantian tahun, Pemerintah memperketat regulasi terhadap platform global yang beroperasi di Indonesia. Kewajiban penempatan server di dalam negeri dan transparansi algoritma menjadi syarat mutlak bagi perusahaan teknologi yang ingin berpartisipasi dalam proyek digitalisasi nasional 2026.

Baca Juga:  Ledakan AI di Penghujung 2025, Dari Asisten Virtual "Dazzle" Hingga Ancaman Siber Agentik

Argumen Kita: Teknologi Harus Memanusiakan Manusia

ArgumenRakyat.com melihat bahwa kemajuan teknologi di akhir 2025 ini adalah kabar baik bagi pemerataan akses. Namun, jangan sampai kecanggihan alat membuat kita lupa pada aspek manusiawi. Penggunaan AI dan satelit harus benar-benar menyentuh masyarakat kelas bawah yang paling terdampak bencana, bukan sekadar menjadi etalase kecanggihan di ibu kota.

Digitalisasi bukan sekadar memindahkan layanan ke aplikasi, melainkan tentang bagaimana memastikan setiap warga negara, bahkan yang di pelosok sekalipun, mendapatkan hak informasi dan perlindungan yang sama.(**)

Berita Terkait

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos
Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin
ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya
WhatsApp Uji Fitur Label Chat Penipuan, Begini Cara Kerjanya
Tingkatkan Standar Penyiaran Digital, Dimensia Creative Buka Pelatihan Praktik Studio Bareng Alri Pamuntjak
John Ternus Jadi CEO Apple, Tantangan Berat di Sektor AI
Samsung Galaxy S26 FE Siap Masuk Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Selasa, 8 September 2026 - 10:16 WIB

Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin

Jumat, 4 September 2026 - 10:16 WIB

ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya

Kamis, 3 September 2026 - 11:49 WIB

WhatsApp Uji Fitur Label Chat Penipuan, Begini Cara Kerjanya

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB