Prabowo Sebut Motor Listrik Nasional Siap Meluncur dalam Waktu Dekat

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Prabowo Subianto pidato di acara pelaksanaan Panen Raya TNI Terintegrasi yang berpusat di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7). Kegiatan yang diselenggarakan secara serentak di 43 lokasi di seluruh Indonesia ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional (Dok. majalahhortus.com)

Foto: Presiden Prabowo Subianto pidato di acara pelaksanaan Panen Raya TNI Terintegrasi yang berpusat di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7). Kegiatan yang diselenggarakan secara serentak di 43 lokasi di seluruh Indonesia ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional (Dok. majalahhortus.com)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Agenda hilirisasi dan kemandirian industri otomotif domestik tampaknya kian dikebut oleh Istana. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan peta jalan (roadmap) pemerintah yang akan segera merilis sepeda motor listrik nasional. Langkah strategis ini diproyeksikan sebagai katalis utama dalam memutus ketergantungan terhadap penetrasi produk otomotif impor sekaligus menstimulasi kedaulatan ekonomi di sektor energi terbarukan.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya di acara Panen Raya TNI Terintegrasi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang digelar serentak di 43 titik di seluruh Indonesia, di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7), Prabowo menegaskan bahwa peluncuran wahana moda transportasi ramah lingkungan tersebut hanya tinggal menghitung hari. “Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional saya akan launching berapa minggu ini motor Listrik Nasional saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor listrik ya,” ujar Presiden Prabowo dengan nada optimistis.

Baca Juga:  Polri Miliki 1.179 SPPG, Program MBG Serap Sekitar 58 Ribu Tenaga Kerja

Rencana ekspansi industri nasional ini disebut Prabowo bukan sekadar proyek mercusuar, melainkan bagian dari visi besar (grand design) transformasi Indonesia menjadi negara makmur yang disegani di kancah global. “Siapa tahu ada yang pakai mobil semua nanti kita optimis kita canangkan cita-cita kita setinggi langit Indonesia akan jadi negara makmur,” tuturnya memaparkan target jangka panjang perekonomian nasional.

Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya perubahan paradigma bangsa. Menurut mantan Menteri Pertahanan tersebut, keramahan yang selama ini melekat pada bangsa Indonesia kerap disalahartikan oleh pihak asing sebagai sebuah kelemahan. “Kita ramah dibilang lemah ya kita baik dibilang bodoh ya sudahlah. Kita bersahabat mau datang ke Indonesia monggo dan semua orang banyak orang asing senang kalau ke Indonesia kita ini bangsa yang ramah tapi kita sekarang mau jadi bangsa yang bangkit,” tegasnya mendesak kebangkitan industri manufaktur lokal.

Dalam perjalanannya mewujudkan substitusi impor, Prabowo mengakui ada tantangan cost produksi yang tinggi di fase awal. Ia menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Menhan ketika dihadapkan pada pilihan dilematis antara membeli kendaraan taktis (rantis) asing berharga murah atau produk domestik yang lebih mahal karena baru merintis. “Kalau saya pilih yang murah ini kapan Indonesia punya Jeep sendiri iya kan, ya sudah saya pilih yang mahal agak mahal tapi buatan anak Indonesia sendiri, yaitu Maung yang sekarang dipakai perwira-perwira kita,” ungkapnya merujuk pada keberhasilan proteksionisme terhadap rantis Maung produksi PT Pindad.

Baca Juga:  Comeback Politik: Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI Usai Jalani Sanksi 6 Bulan

Melalui transisi energi lewat peluncuran kendaraan roda dua bertenaga baterai ini, pemerintah berharap produk local content ini dapat terserap secara masif, menyusul kesuksesan implementasi rantis dan alutsista domestik di lingkungan TNI-Polri. Ke depan, proyeksi pengembangan motor listrik nasional ini ditargetkan mampu memperkuat struktur industri manufaktur dan mewujudkan kemandirian energi di tanah air.

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Jet Tempur
Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Sudaryono Ditunjuk Jadi Pengganti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru