Muktamar ke-35 NU Ricuh, Pendukung Gus Yusuf Dobrak Barikade

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muktamar ke-35 NU Ricuh, Pendukung Gus Yusuf Dobrak Barikade. (Foto: iNews.id)

Muktamar ke-35 NU Ricuh, Pendukung Gus Yusuf Dobrak Barikade. (Foto: iNews.id)

JOMBANG, ArgumenRakyat.com — Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, diwarnai kericuhan setelah massa pendukung bakal calon Ketua Umum PBNU, KH Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf, menerobos masuk hingga ke depan arena utama sidang.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barikade Banser Jebol

Massa pendukung Gus Yusuf awalnya tertahan di luar area barikade yang dijaga ketat petugas Banser dan Pagar Nusa. Namun, dorongan kuat dari ratusan massa membuat barikade akhirnya jebol dan mereka berhasil menembus pagar luar hingga ke depan gedung utama.

Baca Juga:  Kecelakaan Tol Jagorawi: 2 Tewas Terbakar di Dalam Jeep

Aksi saling dorong hingga kontak fisik pun tak terhindarkan saat petugas keamanan mencoba menahan gelombang massa yang berkeras masuk ke area steril tempat berlangsungnya sidang pleno. Ketegangan kian memuncak di depan gedung utama pada Minggu (30/8/2026).

Dipicu Aturan Jeda Politik

Kemarahan massa dipicu keputusan pimpinan sidang yang dinilai tidak adil serta merugikan Gus Yusuf. Pada sidang pleno malam sebelumnya, telah disepakati tidak ada batasan jeda politik bagi figur yang hendak mencalonkan diri, namun secara mendadak pimpinan sidang mengubah pasal kesepakatan tersebut pada Minggu pagi.

Baca Juga:  PBNU Minta Publik Objektif: Jangan Generalisasi Pesantren akibat Ulah Oknum

Persoalan 'masa iddah politik' itu juga diakui Peninjau Muktamar, Romahurmuziy alias Gus Romy. Ia menjelaskan, aturan yang telah disepakati dalam Komisi Organisasi belum diplenokan secara tertulis sehingga memicu kegaduhan di antara peserta. “Ini memang mengganjal seorang calon yang menjadikan kegaduhan tadi di antara peserta,” kata Gus Romy.

Gus Romy menyebut masih ada sembilan agenda yang harus dibahas dalam muktamar, sehingga pelaksanaannya kemungkinan molor hingga Senin (31/8/2026).

Berita Terkait

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS
Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 10:08 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB