Krisis Venezuela Memanas: Intervensi Militer AS Picu Harga Emas Dunia ke Rekor Tertinggi

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Venezuela Harga Emas Melesat

Krisis Venezuela Harga Emas Melesat

CARACAS, ArgumenRakyat.com – Dunia internasional saat ini tengah diguncang oleh eskalasi militer besar-besaran di Amerika Latin. Sebab, pasukan militer Amerika Serikat dilaporkan telah melakukan intervensi langsung ke Venezuela untuk menangkap Presiden Nicolás Maduro. Akibatnya, ketidakpastian geopolitik ini memicu kepanikan di pasar finansial global, yang berdampak langsung pada meroketnya harga aset aman (safe haven) seperti emas.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gejolak ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan reaksi keras dari negara-negara sekutu Venezuela di panggung diplomasi internasional.

Emas Menembus Rekor Baru di Awal 2026

Ketegangan di Venezuela telah membuat investor berbondong-bondong mengalihkan modal mereka ke logam mulia. Oleh karena itu, harga emas domestik maupun internasional mencatatkan kenaikan yang sangat signifikan dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

  • Harga Emas Antam: Di Indonesia, harga emas melonjak tajam hingga menembus angka Rp2,54 juta per gram.

  • Kenaikan Global: Di pasar internasional, harga emas melampaui level psikologis baru seiring melemahnya kepercayaan pasar terhadap stabilitas mata uang fiat di tengah konflik.

  • Aset Lindung Nilai: Para analis menilai emas kembali membuktikan perannya sebagai pelindung nilai utama saat risiko perang pecah secara terbuka.

Baca Juga:  Lagi dan Lagi Trump Konfirmasi Kesepakatan Damai Sepihak, dengan Mojtaba Khamenei

Dampak Rantai Pasok Energi Global

Selain itu, krisis ini juga mengancam stabilitas pasokan energi dunia. Mengingat Venezuela merupakan salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar, gangguan pada produksinya mulai membebani harga minyak mentah dunia. Namun, Amerika Serikat berdalih bahwa intervensi ini diperlukan untuk memulihkan demokrasi dan stabilitas di kawasan tersebut. Maka dari itu, ketegangan antara blok Barat dan Timur (Rusia-Tiongkok) diprediksi akan semakin meruncing di Dewan Keamanan PBB.

Baca Juga:  De-eskalasi Militer Trump Picu Deflasi Instan Harga Minyak Global

Argumen Kita: Waspada Inflasi Energi dan Pangan

ArgumenRakyat.com memandang bahwa krisis di Venezuela bukan hanya masalah politik regional. Tetapi, bagi rakyat Indonesia, hal ini merupakan alarm akan potensi kenaikan inflasi akibat harga energi yang melambung. Terakhir, pemerintah diharapkan segera menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global 2026 ini.(**)

Berita Terkait

Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan
Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak
Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten
Keir Starmer Mengundurkan Diri: Badai Skandal dan Perselisihan Paksa PM Inggris Lepas Jabatan
Konflik Meningkat: Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon Perburuk Kondisi Warga

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:00 WIB

Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS

Senin, 6 Juli 2026 - 13:10 WIB

Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia

Berita Terbaru