Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Perkembangan AI

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Nvidia Jensen Huang saat berbicara dalam sebuah forum teknologi. (Foto: CNN Indonesia)

CEO Nvidia Jensen Huang saat berbicara dalam sebuah forum teknologi. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — CEO Nvidia Jensen Huang menolak seruan agar pemerintah membuat regulasi baru untuk mengatur teknologi kecerdasan buatan (AI) yang berkembang semakin pesat.

Huang menyampaikan pandangan itu dalam wawancara dengan Jim Cramer di tengah sengitnya perdebatan mengenai keamanan AI. “Gagasan bahwa kita butuh undang-undang baru, aturan antitrust baru, atau regulasi baru hanya agar perusahaan-perusahaan ini bisa menjalankan fungsi rekayasa dasar dan menguji produknya dengan benar sebelum dirilis itu sama sekali tidak perlu,” kata Huang, melansir CNBC, Selasa (15/9/2026).

Menurut Huang, aturan yang ada sudah cukup untuk mengatur keandalan dan fungsi sebuah produk. Ia menilai perusahaan pengembang AI memiliki kontrol penuh untuk memastikan produk mereka aman sebelum dilepas ke publik.

Baca Juga:  OpenAI Rilis GPT-6 Sol dan Luna, Harga API Separuh

Keamanan AI Dinilai Persoalan Rekayasa Teknis

Huang menegaskan keamanan AI lebih tepat dipandang sebagai persoalan rekayasa teknik, bukan semata urusan aturan. “Keamanan itu masalah rekayasa teknik. Kita harus membuat produk dan mengujinya dengan benar. Jika belum siap dirilis, tahan dulu dan terus lakukan pengujian serta perbaikan teknis sampai benar-benar siap,” ujar dia.

Ia juga menepis kekhawatiran bahwa model AI yang semakin kuat akan menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia. “Kita tidak akan punah di 2030. Ada begitu banyak orang di dunia yang akan membangun AI dengan benar. Kita akan menyiapkan berbagai bentuk perlindungan serta menciptakan beragam teknologi demi keamanan dan keselamatan,” kata Huang.

Baca Juga:  Raksasa Teknologi Peringatkan Gelombang Serangan Siber AI

Usulan Koordinasi Laboratorium AI

Perdebatan ini mengemuka setelah CEO Anthropic Dario Amodei menerbitkan esai yang mengusulkan koordinasi antar laboratorium AI terkemuka untuk mengatur ritme pengembangan model canggih. Amodei menilai koordinasi diperlukan agar perusahaan punya waktu menguji dan memperkuat sistem keamanan, dan kemungkinan membutuhkan intervensi pemerintah atau kelonggaran aturan antitrust.

Dalam esainya, Amodei memaparkan tiga langkah: menempatkan penilai keamanan pihak ketiga di setiap laboratorium, koordinasi global berbasis demokratis soal standar keamanan, serta pembatasan laju perkembangan AI yang tidak terawasi. Menurut dia, bentuk koordinasi seperti itu sulit dijalankan secara hukum tanpa dukungan pemerintah.

Berita Terkait

E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan
Wamendag Dorong Perdagangan Digital Perluas Pasar Ekspor
Apple Peringatkan Spyware Incar iPhone Pejabat Jerman
Robot Humanoid China Bersaing Kembangkan Otak AI
Pertamina Hadirkan 50 UMKM Binaan di SMEXPO Bekasi
Kolaborasi Shopee dan no na Warnai Kampanye 11.11
Bocoran iPhone Air 2: Dua Kamera dan Chip 2nm
Pakar UGM Ingatkan Risiko AI untuk Siswa Sekolah Dasar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan

Selasa, 3 November 2026 - 11:16 WIB

Wamendag Dorong Perdagangan Digital Perluas Pasar Ekspor

Selasa, 3 November 2026 - 10:59 WIB

Apple Peringatkan Spyware Incar iPhone Pejabat Jerman

Selasa, 3 November 2026 - 10:54 WIB

Robot Humanoid China Bersaing Kembangkan Otak AI

Senin, 2 November 2026 - 11:35 WIB

Pertamina Hadirkan 50 UMKM Binaan di SMEXPO Bekasi

Berita Terbaru

Narasumber podcast Kusieh Bendi menjelaskan digitalisasi peradilan. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Digital

E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:46 WIB

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak. (Foto: Dok. Tribun Jogja)

Nasional

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:49 WIB

Pasutri Bunuh Bayi di Toilet Umum Kebayoran Lama. (Foto: Dok. Polres Metro Jakarta Selatan)

Hukum

Pasutri Bunuh Bayi di Toilet Umum Kebayoran Lama

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:43 WIB

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor. (Foto: Dok. BMKG Maritim Tanjung Perak)

Nasional

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:38 WIB

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WIB