Gebrakan Danantara di WEF Davos 2026: Pimpin Misi Investasi Strategis RI, Incar Sektor Hilirisasi dan Energi Hijau

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gebrakan Danantara di WEF Davos 2026: Pimpin Misi Investasi Strategis RI, Incar Sektor Hilirisasi dan Energi Hijau

Gebrakan Danantara di WEF Davos 2026: Pimpin Misi Investasi Strategis RI, Incar Sektor Hilirisasi dan Energi Hijau

DAVOS, ArgumenRakyat.com — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) secara resmi memamerkan posisinya sebagai motor investasi strategis nasional dalam ajang bergengsi World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, yang dimulai pada Senin, 19 Januari 2026. Kehadiran Danantara ini menjadi tonggak sejarah baru karena mendampingi langsung Presiden Prabowo Subianto, yang merupakan kehadiran pertama Kepala Negara Indonesia di forum tersebut setelah absen selama lebih dari sepuluh tahun.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam misi perdana di level global ini, Danantara menawarkan kecakapan sebagai mitra strategis bagi investor dunia untuk masuk ke pasar berkembang yang berada di garis depan perubahan global.

Membangun Kemitraan Berbasis Tata Kelola Kuat

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam WEF 2026 merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun kemitraan global yang berlandaskan tata kelola yang kuat dan kualitas investasi yang tinggi. Rosan menjelaskan bahwa Danantara memosisikan diri bukan hanya sebagai investor, tetapi sebagai pemain strategis dan mitra jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial Indonesia.

“Setiap kolaborasi yang dibangun tidak hanya harus menarik secara finansial, tetapi juga relevan dan berkontribusi langsung pada transformasi ekonomi Indonesia,” ujar Rosan dalam keterangan resminya dari Davos.

Baca Juga:  Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk

Forum ini mempertemukan sekitar 3.000 peserta dari 130 negara, termasuk pemimpin perusahaan mitra, kepala pemerintahan dari negara G7, G20, hingga blok BRICS. Di tengah konsentrasi elit ekonomi dunia tersebut, Danantara diperkenalkan sebagai badan pengelola investasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Tiga Sektor Prioritas: Transisi Energi hingga Hilirisasi

Misi Danantara di Davos difokuskan pada penawaran peluang investasi di sektor-sektor yang menjadi pilar utama agenda pembangunan nasional. Setidaknya terdapat tiga isu strategis yang dibawa ke meja perundingan global:

  1. Transisi Energi: Mendorong investasi pada energi baru terbarukan (EBT) guna menghadapi tantangan perubahan iklim.

  2. Ketahanan Pangan: Tawarandukungan investasi pada rantai pasok pangan nasional yang berkelanjutan.

  3. Hilirisasi Industri: Pengembangan industri bernilai tambah di dalam negeri guna mengubah bahan mentah menjadi produk kapasitas tinggi.

Strategi ini sejalan dengan restrukturisasi besar-besaran aset negara, di mana sebagian besar aset BUMN kini berada di bawah naungan Danantara. Sementara itu, Indonesia Investment Authority (INA) dilaporkan mulai menyetel ulang strateginya dengan beralih fokus ke transaksi sektor swasta guna menciptakan ekosistem investasi yang lebih inklusif.

Target Pertumbuhan Maksimum 2026

Partisipasi aktif Danantara di kancah internasional diproyeksikan menjadi katalis positif bagi pasar modal dalam negeri serta mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 2026 yang dipatok pada angka 5,4 persen. Kehadiran Danantara sebagai “mesin” investasi diharapkan mampu melakukan debottlenecking atau penyelesaian hambatan investasi di lapangan, sehingga modal asing dapat segera mengalir ke sektor padat karya.

Baca Juga:  Ekspor CPO hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN, Prabowo: Biar Rakyat Sejahtera!

Pemerintah optimistis bahwa dengan kepastian regulasi dan digitalisasi birokrasi, Danantara akan menjadi magnet bagi pelaku bisnis dunia yang mencari alternatif investasi di luar aset konvensional.

Perspektif ArgumenRakyat.com

ArgumenRakyat.com memandang bahwa langkah “jemput bola” yang dilakukan Danantara di Davos merupakan manifestasi nyata dari kedaulatan ekonomi Indonesia di panggung dunia. Transformasi dari sekadar eksportir komoditas menjadi kekuatan industri melalui hilirisasi menuntut kepercayaan investor global yang tidak mudah diraih. Melalui pengawalan informasi yang transparan, kami berharap misi di Swiss ini tidak hanya berakhir pada nota kesepahaman (MoU), tetapi benar-benar menghasilkan aliran modal yang mampu memperkuat kapasitas produksi nasional dan kesejahteraan rakyat menuju Indonesia Emas 2045.(**)

Sumber Referensi:

  • Laporan Resmi Badan Pengelola Investasi Danantara (Januari 2026).

  • Siaran Pers Sekretariat Kabinet dan Biro Pers Sekretariat Presiden.

  • Data Kepesertaan World Economic Forum (WEF) Davos 2026.

  • Analisis Ekonomi Internasional Antara News, Kompas TV, dan Liputan6 Bisnis.

Berita Terkait

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:31 WIB

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB