Cara Mengamankan Akun WhatsApp dari Hacker

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cara mengamankan WhatsApp dari hacker: smartphone dengan perisai centang hijau, gembok, sidik jari, dan putus rantai, serta siluet hacker yang terhalang.(Foto AI)

Ilustrasi cara mengamankan WhatsApp dari hacker: smartphone dengan perisai centang hijau, gembok, sidik jari, dan putus rantai, serta siluet hacker yang terhalang.(Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Ancaman peretasan WhatsApp kian mengkhawatirkan. Para peretas terus mengembangkan metode baru, seperti teknik GhostPairing yang mampu membajak akun tanpa perlu kode OTP. Namun, Anda masih bisa melindungi akun WhatsApp dengan beberapa langkah sederhana. Berikut adalah panduan lengkapnya.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Pertama, aktifkan Verifikasi Dua Langkah. Fitur ini menjadi benteng utama perlindungan akun Anda. Verifikasi Dua Langkah menambahkan PIN enam digit di luar kode OTP biasa. Tanpa PIN tersebut, peretas tidak akan bisa masuk meski sudah mencuri kode OTP Anda.

Cara mengaktifkannya: buka Pengaturan > Akun > Verifikasi Dua Langkah > Nyalakan. Buat PIN yang mudah diingat dan tambahkan email pemulihan. Ingatlah, jangan pernah membagikan PIN ini kepada siapa pun.

2. Periksa Perangkat Tertaut Secara Rutin

Selanjutnya, periksa Perangkat Tertaut secara rutin. Fitur Perangkat Tertaut memungkinkan Anda menggunakan WhatsApp di beberapa perangkat. Akan tetapi, ini juga celah bagi peretas. Mereka bisa menautkan perangkat mereka secara diam-diam melalui metode GhostPairing.

Baca Juga:  Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ini Alasannya

Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan rutin: buka Pengaturan > Perangkat Tertaut. Jika Anda menemukan perangkat yang tidak Anda kenali, segera pilih perangkat tersebut dan klik Keluar.

3. Gunakan Fitur Strict Account Settings

Di samping itu, gunakan fitur Strict Account Settings. WhatsApp merilis fitur ini pada Januari 2026. Fitur Strict Account Settings secara otomatis mengunci pengaturan ke level paling ketat. Yang menarik, saat Anda mengaktifkan fitur ini, WhatsApp juga akan meminta Anda menyalakan Verifikasi Dua Langkah jika belum aktif.

Anda bisa mengaktifkannya melalui Pengaturan > Privasi > Lanjutan > Strict Account Settings.

4. Nyalakan Notifikasi Keamanan

Kemudian, nyalakan Notifikasi Keamanan. Fitur ini akan memberi Anda peringatan setiap kali kode keamanan kontak lawan bicara berubah. Mengapa ini penting? Karena perubahan tersebut bisa menandakan seseorang mencoba mengakses percakapan Anda dari perangkat lain.

Baca Juga:  Menkominfo Dorong Google Perkuat Keamanan Internet, Perlindungan Anak Jadi Fokus

Cara mengaktifkannya: buka Pengaturan > Privasi > Notifikasi Keamanan, lalu nyalakan.

5. Waspadai Pesan Mencurigakan

Setelah itu, waspadai pesan mencurigakan. Jangan pernah mengklik tautan dari sumber tidak dikenal. Jangan pula mengunduh file APK dari WhatsApp. Sebagai informasi, modus penipuan umum antara lain kurir paket palsu, undangan pernikahan digital, atau surat tilang palsu. Sebaiknya Anda selalu waspada terhadap modus-modus tersebut.

6. Gunakan WhatsApp Versi Resmi

Terakhir, pastikan Anda hanya menggunakan WhatsApp versi resmi. Unduh WhatsApp dari Google Play Store atau App Store. Hindari WhatsApp modifikasi karena aplikasi semacam itu sering menyisipkan malware pencuri data.

Kesimpulannya, dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat meminimalkan risiko pembajakan akun WhatsApp. Ingatlah, keamanan digital sepenuhnya bergantung pada kewaspadaan Anda sendiri.(**)

Berita Terkait

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos
Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin
ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya
WhatsApp Uji Fitur Label Chat Penipuan, Begini Cara Kerjanya
Tingkatkan Standar Penyiaran Digital, Dimensia Creative Buka Pelatihan Praktik Studio Bareng Alri Pamuntjak
John Ternus Jadi CEO Apple, Tantangan Berat di Sektor AI
Samsung Galaxy S26 FE Siap Masuk Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Selasa, 8 September 2026 - 10:16 WIB

Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin

Jumat, 4 September 2026 - 10:16 WIB

ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya

Kamis, 3 September 2026 - 11:49 WIB

WhatsApp Uji Fitur Label Chat Penipuan, Begini Cara Kerjanya

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB