Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, Enam Tewas

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, Enam Tewas. (Foto: Dok. ANTARA)

Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, Enam Tewas. (Foto: Dok. ANTARA)

0:00

BEKASI, ArgumenRakyat.com — Kecelakaan maut truk molen bermuatan semen di halte Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka.

Polres Metro Bekasi Kota telah mengamankan sopir truk berinisial TM untuk menjalani pemeriksaan. Dari data sementara, kecelakaan itu melibatkan 12 orang, dengan korban meninggal terdiri dari satu anak dan lima orang dewasa.

Sopir Masih Berstatus Saksi

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Putu Kholis Aryana mengatakan sopir truk telah diamankan di markas polres. “Kami telah mengamankan sopir truk berinisial TM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Putu di Bekasi, Jawa Barat, Minggu.

Baca Juga:  Miras Oplosan di Cirebon Tewaskan 3 Remaja, Polisi Selidiki

Menurutnya, TM masih diperiksa dengan status sebagai saksi. “Tentu apabila bukti-bukti telah mencukupi dan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan, tidak menutup kemungkinan statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka,” ujarnya.

Baca Juga:  Trans Jatim Gratis Selama 17 Agustus 2026

Uji KIR dan Dokumen Ditelusuri

Selain memeriksa sopir, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Penyidik juga mendalami kondisi kendaraan, termasuk riwayat perawatan berkala serta pemenuhan kewajiban uji KIR.

Putu menyampaikan belasungkawa atas insiden yang merenggut enam nyawa tersebut. Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke dua rumah sakit, sementara dokumen kendaraan dipelajari untuk melengkapi proses penyelidikan.

Berita Terkait

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang
550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran
Tujuh Polisi Surabaya Dimutasi usai Gerebek Narkoba DPRD
Bawang Putih Nasional, Wamentan Siapkan Skema Dua Jalur
RUU Perampasan Aset Diminta Utamakan Pemulihan Korban
Bendung Peusangan Aceh Pulih 70 Persen, Irigasi Mulai Terisi
Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang
IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:02 WIB

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Senin, 2 November 2026 - 11:57 WIB

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran

Senin, 2 November 2026 - 11:46 WIB

Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, Enam Tewas

Senin, 2 November 2026 - 11:01 WIB

Bawang Putih Nasional, Wamentan Siapkan Skema Dua Jalur

Senin, 2 November 2026 - 10:33 WIB

RUU Perampasan Aset Diminta Utamakan Pemulihan Korban

Berita Terbaru

Amfiteater INS Kayutanam di Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: INS Kayutanam (CC BY-SA 4.0))

Opini

Alam Takambang Jadi Guru: Refleksi Seabad INS Kayutanam

Senin, 2 Nov 2026 - 18:10 WIB

Narasumber podcast Kusieh Bendi membahas independensi advokat. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Hukum

Advokat Payakumbuh Tolak Jalan Pintas KKN di Pengadilan

Senin, 2 Nov 2026 - 17:58 WIB

Ilustrasi kompleks pondok pesantren. (Foto: Wikimedia Commons/CC0)

Nasional

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:02 WIB

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran. (Foto: Dok. iNews)

Ekonomi

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran

Senin, 2 Nov 2026 - 11:57 WIB