Lima Makanan yang Bikin Umur Panjang Orang Jepang

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Makanan yang Bikin Umur Panjang Orang Jepang (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Lima Makanan yang Bikin Umur Panjang Orang Jepang (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

0:00

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Pola makan harian warga Jepang disebut menjadi salah satu kunci panjang umur, mulai dari ubi ungu, sup miso, lobak daikon, rumput laut, hingga ikan berlemak.

Dietisien dan ahli gizi Asako Miyashita, yang lahir dan tumbuh di Tokyo, menceritakan sejak kecil ia diajarkan bahwa makanan adalah obat. Keyakinan itu sejalan dengan data populasi Jepang yang dikenal memiliki banyak penduduk berusia sangat panjang.

Ubi, Miso, dan Lobak

Ubi berasal dari Okinawa, pulau dengan konsentrasi penduduk berusia seratus tahun ke atas paling banyak di dunia. Ubi berwarna ungu ini tinggi karbohidrat sehat dan antosianin, sejenis antioksidan pada sayuran berwarna merah dan ungu yang berkhasiat melawan penuaan.

Baca Juga:  Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan

Miso menjadi elemen masakan Jepang yang populer. Pasta dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi ini mengandung probiotik yang membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Studi menemukan konsumsi produk kedelai fermentasi seperti miso, tahu, dan tempe berkaitan dengan risiko kematian dini 10 persen lebih rendah.

Rumput Laut dan Ikan

Lobak daikon dikenal membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu buah lobak mampu memenuhi 124 persen kebutuhan vitamin C harian, sehingga konsumennya tidak mudah sakit dan menjadikannya salah satu makanan panjang umur orang Jepang.

Baca Juga:  Gejala Awal Kanker Lambung yang Sering Diabaikan

Rumput laut hadir nyaris di semua masakan Jepang dan mengandung mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, serta magnesium. Konsumsi rutinnya membantu menambah asupan serat yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe dua. Miyashita juga selalu menyertakan protein, terutama ikan berlemak, karena kandungan omega 3 membantu menurunkan tekanan darah dan meredakan peradangan.

Berita Terkait

Cara Cek Diskon Tiket Pesawat Libur Nataru 2026
IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak
BPOM Buka Suara soal Teh Botol Sosro Diduga Isi Sabun
8 Barang yang Sebaiknya Tak Ditaruh di Kantong Kursi Pesawat
7 Pelajaran Hidup dari Generasi Baby Boomers
Waspadai Gagal Ginjal Anak Akibat Hipertensi Tak Terkontrol
Budi Gunadi Sadikin Masuk Bursa Dirjen WHO
Indonesia Peringkat 4 Negara Paling Ramah bagi Wisatawan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:24 WIB

Cara Cek Diskon Tiket Pesawat Libur Nataru 2026

Senin, 2 November 2026 - 11:18 WIB

Lima Makanan yang Bikin Umur Panjang Orang Jepang

Minggu, 1 November 2026 - 11:29 WIB

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak

Minggu, 1 November 2026 - 11:02 WIB

BPOM Buka Suara soal Teh Botol Sosro Diduga Isi Sabun

Minggu, 1 November 2026 - 10:56 WIB

8 Barang yang Sebaiknya Tak Ditaruh di Kantong Kursi Pesawat

Berita Terbaru

Amfiteater INS Kayutanam di Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: INS Kayutanam (CC BY-SA 4.0))

Opini

Alam Takambang Jadi Guru: Refleksi Seabad INS Kayutanam

Senin, 2 Nov 2026 - 18:10 WIB

Narasumber podcast Kusieh Bendi membahas independensi advokat. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Hukum

Advokat Payakumbuh Tolak Jalan Pintas KKN di Pengadilan

Senin, 2 Nov 2026 - 17:58 WIB

Ilustrasi kompleks pondok pesantren. (Foto: Wikimedia Commons/CC0)

Nasional

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:02 WIB

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran. (Foto: Dok. iNews)

Ekonomi

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran

Senin, 2 Nov 2026 - 11:57 WIB