Anak 12 Tahun di China Alami Tekanan Darah 225/158 mmHg

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak 12 Tahun di China Alami Tekanan Darah 225/158 mmHg (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Anak 12 Tahun di China Alami Tekanan Darah 225/158 mmHg (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Seorang anak berusia 12 tahun di China dilarikan ke rumah sakit karena tekanan darahnya mencapai 225/158 mmHg, jauh di atas angka normal yang umumnya berkisar di bawah 120/80 mmHg.

Kasus itu dipublikasikan pada Juli 2026 di Journal of Medical Case Reports oleh tim dokter RS Xinjiang Medical University di Urumqi. Para penulis menggambarkannya sebagai kondisi yang sangat langka di seluruh dunia.

Endapan Keras di Aorta

Penyebabnya adalah endapan keras bergerigi di dalam aorta atau arteri utama tubuh, yang secara medis disebut coral reef aorta. Plak menyerupai batu itu menghambat aliran darah ke cabang yang memasok ginjal dan usus.

Baca Juga:  Daftar Tanaman Obat yang Banyak Diproduksi di Indonesia

Keluhan bermula dari sakit kepala ringan yang terus kambuh lebih dari lima bulan. Sakit kepala berlangsung sekitar 3 sampai 4 jam disertai pusing, kelelahan, dan muntah. Dokter semula menduga poliarteritis nodosa, penyakit radang yang merusak arteri kecil dan sedang.

Ginjal Menyempit hingga TBC

Pemeriksaan lanjutan menemukan infark di kedua ginjal dan limpa. Infus serta obat tekanan darah tidak cukup mengendalikan kondisinya, sampai prosedur untuk membuka arteri ginjal yang menyempit membuat tekanan darah menurun dan terkontrol selama masa pemantauan.

Baca Juga:  7 Kebiasaan Sehari-hari Pemicu Tekanan Darah Naik

Berbeda dari pasien dewasa yang biasanya punya faktor risiko seperti kolesterol tinggi, diabetes, hipertensi, atau kebiasaan merokok, anak ini tidak memiliki riwayat tersebut. Tim dokter justru menemukan tuberkulosis paru aktif, meski TBC bukan pemicu umum kelainan itu sehingga hubungan keduanya masih perlu diteliti.

Kasus serupa pernah dilaporkan pada 2024 menimpa anak laki-laki berusia 12 tahun yang sudah menjalani perbaikan aorta menyempit saat bayi. Temuan ini menjadi pengingat bahwa tekanan darah tinggi pada anak perlu diperiksa menyeluruh, bukan dianggap keluhan biasa.

Berita Terkait

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Minum Magnesium
Pakar Sarankan Penumpang Cetak Boarding Pass Fisik
Lima Cara Memilah Sampah dari Rumah, Mudah Dilakukan
Studi Temukan Kaitan Jalan Kaki dengan Fungsi Kognitif
Waspadai Doomjobbing, Melamar Kerja Tanpa Arah
AI Prediksi Peluang Hidup Pasien Kanker dari Selfie
Cara Mengatasi Kucing Liar yang Suka Masuk Rumah
Kafein dalam Soda, Ini Dampaknya bagi Anak

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:06 WIB

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Minum Magnesium

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Pakar Sarankan Penumpang Cetak Boarding Pass Fisik

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Lima Cara Memilah Sampah dari Rumah, Mudah Dilakukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Studi Temukan Kaitan Jalan Kaki dengan Fungsi Kognitif

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Waspadai Doomjobbing, Melamar Kerja Tanpa Arah

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB