Smartphone Asia Tenggara Anjlok, Terburuk sejak 2014

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Smartphone Asia Tenggara Anjlok, Terburuk sejak 2014. (Foto: CNN Indonesia)

Smartphone Asia Tenggara Anjlok, Terburuk sejak 2014. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Pasar smartphone Asia Tenggara anjlok 23 persen menjadi 19,3 juta unit pada kuartal kedua 2026, level terendah sejak 2014, seiring kenaikan harga jual rata-rata yang menekan daya beli konsumen, Senin (31/8/2026).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riset Omdia mencatat penurunan 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski volume pengiriman merosot, nilai pasar justru bertahan di angka US$6,6 miliar karena harga jual rata-rata (average selling price/ASP) naik 31 persen menjadi US$342.

Harga Naik, Pengiriman Turun

"Asia Tenggara sedang menuju penyusutan pasar tahunan terparah dalam setidaknya tujuh tahun terakhir," kata Research Manager Omdia Le Xuan Chiew dalam pernyataan resminya, Kamis (27/8).

Baca Juga:  PMI Manufaktur Indonesia Turun ke Level Terendah 10 Bulan, Sinyal Kontraksi

Omdia memprediksi pengiriman smartphone di Asia Tenggara menyusut hingga 25 persen secara tahunan menjadi 75,3 juta unit pada 2026. Tekanan harga memori yang meningkat pada paruh pertama 2026 menjadi pemicu utama, sementara Indonesia dan Filipina diprediksi terdampak lebih besar karena bergantung pada penjualan ponsel murah dan toko ritel umum.

"Banyak calon pembeli akhirnya memilih untuk tidak jadi beli daripada harus pindah ke HP yang lebih mahal," ujar Senior Analyst Omdia Sheng Win Chow. Pangsa pasar segmen harga US$100-199 meningkat dari 32 persen menjadi 39 persen dari total pengiriman, seiring banyak seri HP yang sebelumnya dijual di bawah US$100 sengaja dinaikkan harganya.

Baca Juga:  Aturan Baru Ruang Digital: PP Tunas Wajibkan Verifikasi Usia Pengguna Anak

Vendor Entry-Level Terdampak

Di tengah penurunan pasar, pangsa pasar Samsung justru naik 32 persen pada kuartal kedua 2026, didukung penjualan di segmen harga US$200-299. Xiaomi mencatat kenaikan ASP 43,5 persen meski pengiriman unit turun 21 persen, dengan volume ponsel di bawah US$100 merosot 69 persen. Transsion, induk merek Tecno, Infinix, dan Itel yang fokus di segmen entry-level, juga mengalami penurunan pengiriman 47 persen di kelas bawah, sementara segmen US$100-199 naik 12 persen.

Berita Terkait

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos
Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic
Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031
Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp
ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:31 WIB

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Selasa, 8 September 2026 - 10:16 WIB

Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB