Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ini Alasannya

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ini Alasannya. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ini Alasannya. (Foto: Dok. Sumber Berita)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — CEO OpenAI Sam Altman menilai masa kuliah selama empat tahun terlalu lama dan tidak dibutuhkan semua orang, sembari mendorong para calon pengusaha muda untuk lebih fokus membangun produk di tengah kemudahan yang ditawarkan kecerdasan buatan.

Pernyataan itu disampaikan Altman kepada para peserta magang teknologi dalam sebuah acara jejaring. Ia mengaku merasa keputusannya meninggalkan Stanford pada 2005 setelah dua tahun berkuliah untuk ikut mendirikan aplikasi berbagi lokasi Loopt adalah keputusan yang tepat. Loopt kemudian menjadi bagian dari angkatan pertama Y Combinator.

“Saya rasa saya telah belajar banyak, dan hasilnya akan jauh berbeda jika tetap bertahan,” kata Altman.

Baca Juga:  Ketika Algoritma Lebih Berkuasa dari Nalar Publik

Tidak Menolak Pendidikan Tinggi

Altman menegaskan dirinya tidak menganjurkan anak muda untuk sama sekali menolak pendidikan tinggi. Namun, ia mempertanyakan apakah universitas masih membutuhkan empat tahun waktu perkuliahan, sejalan dengan perubahan cara orang bekerja dan belajar di era AI.

Pandangan tersebut selaras dengan mentornya, salah satu pendiri PayPal Peter Thiel, yang menawarkan investasi bagi anak muda yang memilih mengejar proyek daripada jalur perkuliahan konvensional. Meski begitu, Altman mengakui dirinya tidak bisa membuktikan apakah empat tahun perkuliahan akan membuahkan hasil yang lebih baik.

Baca Juga:  Bukan Cuma Iseng, Ini 3 Profesi Digital Baru yang Paling Diburu Industri Kreatif Tahun Ini

AI Permudah Bangun Startup

Altman berpendapat kemunculan AI memudahkan pendirian startup dengan mengurangi jumlah sumber daya yang dibutuhkan. Seorang pengusaha dapat mengembangkan perusahaannya dengan bantuan AI tanpa membutuhkan tim besar di awal. Ia juga menentang anggapan bahwa pengusaha harus berkonsentrasi pada satu proyek sejak awal.

Menurutnya, pada awal karier, mengembangkan beberapa ide sekaligus dapat membantu seseorang menemukan mana yang paling menarik dan memiliki prospek terkuat. Setelah memilih proyek yang diyakini, barulah ia harus berkomitmen penuh dan mengesampingkan distraksi.

Berita Terkait

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik
Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:19 WIB

UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB