Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dengan Gaya Sketch Art Colored

Ilustrasi dengan Gaya Sketch Art Colored

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Suhu geopolitik di Semenanjung Korea berpeluang memasuki babak baru pasca-sinyal hijau yang dipancarkan oleh pemerintah Seoul. Pemerintah Korea Selatan menyambut positif kesiapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk melawat ke Pyongyang guna menjembatani dialog yang membeku antara dua negara serumpun tersebut.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kantor Presiden Lee Jae-Myung menilai doktrin politik luar negeri bebas-aktif yang konsisten dianut Jakarta menjadi diplomatic leverage yang sangat berharga. Hubungan sejarah dan diplomasi Indonesia yang tetap terjalin hangat baik dengan Seoul maupun Pyongyang dipandang sebagai modalitas kunci untuk memecah kebuntuan (deadlock) geostrategis di kawasan Asia Timur.

Baca Juga:  Meksiko Membara: Bos Kartel 'El Mencho' Tewas, Gelombang Kekerasan Guncang Berbagai Wilayah

​”Kalau yang mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat,” tegas Presiden Prabowo Subianto saat menceritakan kembali percakapannya dengan Presiden Lee Jae-myung dalam tatap muka bersama pengusaha di Istana Negara, Jumat, 31 Juli 2026.

​Pernyataan tersebut merespons permohonan langsung Presiden Lee saat kunjungan kerja Prabowo ke Korea Selatan sebelumnya. Seoul yang berulang kali menemui tembok tebal dalam membuka saluran komunikasi bilateral secara langsung dengan rezim Pyongyang, kini aktif menjajaki back-channel diplomacy melalui negara ketiga yang memiliki posisi netral serta tidak terikat pada blok geopolitik mana pun.

​Bagi Seoul, keterlibatan aktif Jakarta diharapkan mampu membangun confidence-building measures yang selama ini absen di koridor Semenanjung Korea.

Baca Juga:  Langkah Diplomasi: Usai Kunjungan ke Moskow, Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan dengan Prancis di Istana Élysée

Indonesia dinilai memiliki diplomatic weight tersendiri di mata Pyongyang berkat warisan relasi historis yang membentang sejak era pimpinan terdahulu.

​Meski demikian, hingga saat ini belum ada rincian jadwal resmi maupun rancangan kerangka kerja (diplomatic protocol) terkait agenda kunjungan Kepala Negara ke Korea Utara. Kesiapan yang ditegaskan Prabowo sejauh ini memosisikan Indonesia sebagai honest broker yang siap melangkah apabila komitmen formal serta saluran perundingan resmi telah difinalisasi secara tertulis oleh kedua belah pihak.

​Langkah diplomasi tingkat tinggi (high-level diplomacy) ini menegaskan ambisi Jakarta untuk memainkan peran proaktif dalam menjaga stabilitas keamanan global.

Berita Terkait

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik
Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan
Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak
Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran
Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Alasan Rakyat Iran Tak Takut Ancaman Militer AS
Trump Campur Tangan, FIFA Tangguhkan Hukuman Kartu Merah Striker Amerika Serikat Jelang Laga Kontra Belgia
Berikut Alasan Mengapa Belanda Membawa Tentara Maluku dan Permintaan Maaf PM Belanda, Rob Jetten
Keir Starmer Mengundurkan Diri: Badai Skandal dan Perselisihan Paksa PM Inggris Lepas Jabatan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Pengamat Timur Tengah Sebut Iran di Atas Angin dan Mempermainkan Amerika Serikat dalam Eskalasi Konflik

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Diplomasi Bola Liar: Korsel Buka Pintu Indonesia jadi Mediator dengan Pyongyang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gertak Sambal di Jalur Minyak: Ketika Trump Memutar Haluan ke Meja Perundingan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Makin Memanas! AS dan Arab Saudi Balas Serang Milisi Pro-Iran di Irak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kembali Berlarut-larut, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas Usai Saling Balas Militer AS-Iran

Berita Terbaru

Pemkab Agam Transfer DBH Rp6,1 Miliar ke 92 Nagari. (Foto: Dok. ANTARA)

Daerah

Pemkab Agam Transfer DBH Rp6,1 Miliar ke 92 Nagari

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:35 WIB

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel. (Foto: Dok. ANTARA)

Daerah

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:30 WIB

6 Jenis Buah yang Bisa Menurunkan Asam Urat. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Kesehatan

6 Jenis Buah yang Bisa Menurunkan Asam Urat

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:25 WIB

7 Hobi yang Baik untuk Mental Anak, Asah Kreativitas. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Gaya Hidup

7 Hobi yang Baik untuk Mental Anak, Asah Kreativitas

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:20 WIB

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Pakai Sidik Jari. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Digital

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Pakai Sidik Jari

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:14 WIB