Presma UIN SMDD Berharap Akan Ada Tindak Lanjut dari Pemerintah Setalah Aksi di Depan Gedung DPRD Bukittinggi

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Keni Savina, Presiden Mahasiswa (Presma) UIN SMDD Bukittinggi

Foto: Keni Savina, Presiden Mahasiswa (Presma) UIN SMDD Bukittinggi

ARGUMENRAKYAT.COMSUMBAR – Aliansi mahasiswa Se Bukittinggi mengelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Bukittinggi. Mahasiswa berasal dari berbagai kampus di Bukittinggi seperti di UIN Sjech M.Djamil Djambek (SMDD), Univeristas Fort De Kock (UFDK), Istintut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim (ITBHAS) Bukittinggi, Universitas Muhammad Natsir (UMN) Bukittinggi, Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat (UMSB) Kampus III dan beberapa Orgsnisasi Kemasyarakatan Pemudaan (OKP), pada Senin, 15/6/2026.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi bertujuan menyikapi berbagai gejolak isu nasional terkini. Dengan membawa beberapa tuntutan seperti desakan pemberhentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), serta kenaikan nilai tukar dolar ke rupiah. Aksi dilakukan pada pukul 13.00 WIB sampai selesai kurang lebih pukul 18:00 WIB dengan titik kumpul di lapangan kantin.

Pada saat aksi berlangsung, 2 orang pejabat pemerintah yang turut menghampiri massa aksi, yaitu wakil Ketua DPRD Bukittinggi Zul Hamdi Nova Zandra bersama Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi Amrizal. Zul Hamdi mengatakan kalau kantor DPRD Bukittinggi terbuka untuk seluruh mahasiswa dan masyarakat. Silakan sampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat. Sedangkan Amrizal menjelaskan kalau kebijakan di Bukittinggi ini adalah tanggung jawab bersama. Di antaranya seperti urusan kesehatan, kerukunan, hingga masalah ekonomi. Narasi ini di ambil dari Media Lokal Akurat co. Sumatra Barat.

Baca Juga:  Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Bukittinggi, Soroti Kebijakan Pusat dan Program Populis

Presiden Mahasiswa (Presma) UIN SMDD Bukittinggi mengatakan walaupun ada sedikit ketegangan tetapi selama berlangsungnya aksi tidak ada terjadi kericuhan. “DPRD membuka pintu selebar selebarnya untuk mahasiswa dan masyarakat jika ada aspirasi yang jngin di sampaikan dan DPRD akan menindaklanjuti tuntutan dari masa aksi,” kata Keni Salvina.

Keni juga menjelaskan kalau aksi ini sangat penting dan di momen yang tepat. Karena di tengah situasi ekonomi yang menekan masyarakat, mahasiswa tidak boleh diam. Aksi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa masih punya kepekaan terhadap kondisi bangsa dan tidak terbius oleh narasi yang menyatakan semua baik-baik saja.

“Harapan saya, pemerintah benar-benar mendengar dan tidak menganggap ini sekadar seremoni. Kami ingin ada evaluasi nyata terhadap Program MBG dan KDMP, serta langkah konkret menstabilkan rupiah dan menahan kenaikan harga kebutuhan pokok. Jangan sampai suara mahasiswa hari ini berlalu tanpa tindak lanjut. Dan ke depan, gerakan mahasiswa harus lebih masif lagi dengan kehadiran yang lebih banyak dari seluruh elemen kampus,” ujar perempuan asal Maek, Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut.

Baca Juga:  Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Program Makan Gratis, Efisiensi atau Ancaman bagi Rakyat?

Sahri Ramdhan merupakan mahasiswa yang mengikuti aksi beranggapan kalau dengan di sampaikannya keresahan-keresahan yang terjadi, mudah-mudahan segera di perbaiki. Karena melihat dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Polisi Republik Indonesia (POLRI) yang sudah mulai menduduki jabatan sipil.
“Ini adalah bentuk ketidakpercayaan pimpinan negara kepada masyarakat sipil dan berbagai permasalahan yang sudah terjadi pada saat ini dan ini adalah bentuk kasih sayang kami pada negara ini. Tapi bukan pada pemimpinnya,” ungkap Sahri.

Setelah melakukan proses dialog yang interaktif, dari pihak mahasiswa bersama DPRD. DPRD Bukittinggi menyatakan bahwa siap memproses setiap poin tuntutan mahasiswa. Dengan berakhir pada sekitaran pukul 18.00 WIB. Mahasiswa akan mencoba untuk selalu mengawasi perubahan tersebut setelah mendapat hasil dari aksi ini dan jika tidak perubahan mahasiswa kembali mempertanyakan komitmen dari DPRD Bukittinggi.

(Zidan Prtama)

Berita Terkait

Pengunjung Tewas di Vegas Club Padang, Pengawasan Diperketat
Sengketa Tanah Batu Balang, Niniak Mamak Kapeh Panji Bicara
Nagari Tj Haro Sikabu-Kabu Jadi Lokus NCH, Dorong Kolaborasi OPD
Resmi Bermitra, Dimensia Creative dan Hijrah Muslim Center Sepakat Kembangkan Potensi Multimedia di Payakumbuh
DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS
BADUNSANAK Balai POM Payakumbuh Dampingi UMKM Naik Status
TMSBK Bukittinggi Ditata, 30 Kios Direlokasi ke Pasar Atas
Agam Usulkan 1.000 Hektare Lahan Terlantar Diaktifkan Kembali

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:51 WIB

Pengunjung Tewas di Vegas Club Padang, Pengawasan Diperketat

Selasa, 15 September 2026 - 13:54 WIB

Sengketa Tanah Batu Balang, Niniak Mamak Kapeh Panji Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 12:56 WIB

Nagari Tj Haro Sikabu-Kabu Jadi Lokus NCH, Dorong Kolaborasi OPD

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Resmi Bermitra, Dimensia Creative dan Hijrah Muslim Center Sepakat Kembangkan Potensi Multimedia di Payakumbuh

Selasa, 1 September 2026 - 10:24 WIB

DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS

Berita Terbaru

PPh Marketplace Berlaku 1 November, Ini Ketentuannya. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

PPh Marketplace Berlaku 1 November, Ini Ketentuannya

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:25 WIB

Tujuh Superfood untuk Menjaga Kesehatan Ginjal. (Foto: CNN Indonesia)

Kesehatan

Tujuh Superfood untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:20 WIB

Threads Rilis Fitur Pengawasan Orang Tua di Indonesia. (Foto: CNN Indonesia)

Teknologi

Threads Rilis Fitur Pengawasan Orang Tua di Indonesia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:15 WIB

Kemenkeu Siapkan Talangan Utang Kopdes Rp240 T. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Kemenkeu Siapkan Talangan Utang Kopdes Rp240 T

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:10 WIB

Bondet Meledak, 3 Warga Pasuruan Luka saat Curanmor. (Foto: iNews.id)

Hukum

Bondet Meledak, 3 Warga Pasuruan Luka saat Curanmor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:04 WIB