Seorang Pendaki Hilang di Puncak Seulawah Agam, Jejaknya Masih Misteri

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Gunung Seulawah Agam (Wikipedia)

Dok. Gunung Seulawah Agam (Wikipedia)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Kabut misteri menyelimuti Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar. Seorang pendaki asal Aceh Utara, Faiz Hidayat (23), dilaporkan hilang di kawasan puncak sejak Minggu, 31 Mei 2026. Hingga Selasa, 2 Juni 2026, tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih berjibaku menyisir vegetasi rapat demi menemukan warga Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara tersebut.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petaka bermula saat Faiz mendaki bersama rombongannya pada Minggu pagi. Berdasarkan rekonstruksi kronologis dari otoritas berwenang, Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, memaparkan dinamika peristiwa tersebut, bahwa korban bersama rombongan tiba di puncak gunung sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca Juga:  Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026, Rp4,2 Triliun Cair Februari

Nahas, kegembiraan di titik tertinggi itu berubah menjadi kepanikan masal saat estafet kepulangan bersiap dimulai. Dalam eksplanasi resminya, Al Hussain menegaskan variabel krusial terkait hilangnya korban, “Saat rombongan bersiap meninggalkan puncak, rekan-rekan korban menyadari bahwa korban tidak lagi berada di lokasi. Korban terakhir terlihat di area puncak Gunung Seulawah,” kata Al Hussain dalam keterangan tertulis, Selasa dilansir dari Tirto.id (2/6/2026).

Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian mandiri, namun nihil hasil. Laporan formal akhirnya masuk ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh via personel Polsek Lembah Seulawah pada Selasa pagi pukul 06.30 WIB.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Suap Pengadaan

Aksi respons cepat segera diinisiasi. Basarnas Banda Aceh, Polsek dan Koramil Lembah Seulawah, BKSDA, serta masyarakat lokal langsung bergerak ke zona pencarian. Guna menunjang efektivitas operasi di medan terjal, tim SAR menerjunkan satu unit rescue truck, drone thermal, GPS, alat komunikasi, perlengkapan gunung hutan, hingga anjing pelacak (K-9). Hingga kini, penyisiran intensif di sekitar area puncaktitik awal hilangnya Faiz masih terus dilakukan secara masif.

Berita Terkait

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon
TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil
Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK
Duka di Balik Dinding Gupusmu II: Kala Prosedur Rutin Berujung Petaka
Kompolnas Sebut Kasus Kematian Tiga Polisi di Kalteng Sebagai Pembunuhan Sengaja
Terungkap! Jejak Kelompok Mbalingga di Balik Abu Pesawat dan Kematian Pilot AS di Yahukimo
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Sebabkan Kemacetan di Jalur Padang–Painan
TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA yang Tewas Ditembak OPM di Yahukimo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur di Yahukimo, Aparat Gabungan Buru OTK

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Duka di Balik Dinding Gupusmu II: Kala Prosedur Rutin Berujung Petaka

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:27 WIB

Kompolnas Sebut Kasus Kematian Tiga Polisi di Kalteng Sebagai Pembunuhan Sengaja

Berita Terbaru