ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Daya pikat Jakarta rupanya belum pudar bagi Shin Tae-yong. Kendati sempat menjadi komoditas panas di pasar sepak bola internasional, mantan juru taktik tim nasional Indonesia tersebut pada akhirnya melabuhkan pilihan pada Persija Jakarta. Pelatih yang pernah sukses menumbangkan Jerman di Piala Dunia 2018 dengan skuaq Korea Selatan ini menegaskan bahwa kedekatan emosional dengan ibu kota menjadi faktor determinan di balik keputusan krusialnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum memantapkan komitmen dengan manajemen Macan Kemayoran, suksesor yang lama menukari skuad Garuda ini sejatinya sempat didekati oleh sejumlah klub lintas negara. Namun, pendekatan persuasif dari sang pemilik klub berhasil mematahkan keraguan profesionalnya. Melalui asisten sekaligus penerjemahnya, Jeong Seok-seo atau yang akrab dikenal dengan sebutan Jeje, pelatih asal Yeongdeok tersebut mengartikulasikan preferensi strategisnya dalam pernyataan resminya, “Memang sebelum bertemu dengan owner Persija Jakarta, memang ada offer tiga sampai empat, tetapi bukan tim Super League Indonesia, tetapi memang setelah meeting dengan owner Persija Jakarta, saya semakin yakin dengan Persija Jakarta,” kata Shin yang diterjemahkan oleh Jeje.
“Dan memang selama tinggal di Jakarta selama lima tahun, saya menjadi orang yang sangat cinta dengan Indonesia dan Jakarta. Jadi walau ada tawaran yang lebih baik daripada di Persija, di dalam hati saya selalu ingin kembali ke Indonesia. Itu yang membuat saya pilih Persija. Dan seperti yang tadi saya bilang, ‘Saya cinta kamu Indonesia’,” ujarnya melanjutkan.
Rekam jejak kepelatihan dari pelatih baru Macan Kemayoran ini memang lebih dominan di level internasional, baik bersama tim nasional negerinya maupun Indonesia sepanjang 2019–2025. Persija kini tercatat sebagai klub profesional ketiga dalam portofolio taktikalnya, menyusul rekam jejak historisnya saat menukangi Seongnam Ilhwa Chunma dan Ulsan HD.









