Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Nagari Sungai kamuyang Kabupaten Lima Puluh Kota

Kantor Wali Nagari Sungai kamuyang Kabupaten Lima Puluh Kota

LIMAPULUH KOTA, argumenrakyat.com – Sejumlah warga yang mengatasnamakan Anak Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, berencana menggelar aksi unjuk rasa damai pada Rabu, 15 April 2026.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana tersebut diketahui berdasarkan surat pemberitahuan aksi massa bernomor 02/ANSK/IV/26 yang ditujukan kepada Kapolres Payakumbuh. Dalam surat itu, massa dijadwalkan berkumpul di Parkiran Masjid Raya Batang Tabik pada pukul 09.00 WIB sebelum bergerak menuju Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang.

Koordinator lapangan aksi, Alleo Mahesa bersama sejumlah perwakilan masyarakat, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait penyelenggaraan pemerintahan nagari.

Baca Juga:  Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar

Dalam surat pemberitahuan tersebut, massa menyebut adanya dugaan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 serta persoalan lain yang dinilai belum mendapat tindak lanjut. Selain itu, mereka juga mengacu pada adanya laporan hasil audit investigasi dari Inspektorat Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota tertanggal 2 Februari 2026.

Massa juga menyatakan bahwa hingga saat ini belum terlihat realisasi maupun tindak lanjut dari sejumlah kesepakatan yang sebelumnya pernah dilakukan antara pihak masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sejak pertengahan 2025.

Adapun dalam aksi tersebut, peserta diperkirakan berjumlah sekitar 150 orang dengan membawa alat peraga seperti spanduk dan pengeras suara. Agenda kegiatan meliputi orasi serta penyampaian aspirasi secara terbuka.

Baca Juga:  Ramadan di Hunian Layak: Pemkab Agam Kebut Pembangunan 358 Unit Huntara bagi Penyintas Bencana

Salah satu tuntutan utama yang disampaikan dalam surat tersebut adalah permintaan kepada Bupati Lima Puluh Kota untuk mengevaluasi dan mengambil tindakan terhadap Wali Nagari Sungai Kamuyang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya mengonfirmasi kebenaran dan perkembangan informasi ini kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, Inspektorat Daerah, serta Wali Nagari Sungai Kamuyang guna mendapatkan keterangan lebih lanjut dan berimbang.

Aksi yang direncanakan ini diharapkan dapat berjalan dengan tertib dan damai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Red)

Berita Terkait

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai
Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami
Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau
Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar
KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari
Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP
Selatan Sunset Festival 2026: Gadih Angik Menjelma Jadi Pusat Seni, Budaya, dan UMKM Payakumbuh
Evolusi Spasial Payakumbuh: Membaca Riwayat Kota dari Toponimi hingga Konsep Livable City

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:23 WIB

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:43 WIB

Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WIB

Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP

Berita Terbaru