Kebakaran Pangkalan PO Bus Bekasi, 50 Bus Ludes Terbakar

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Pangkalan PO Bus Bekasi, 50 Bus Ludes Terbakar. (Foto: Dok. ANTARA)

Kebakaran Pangkalan PO Bus Bekasi, 50 Bus Ludes Terbakar. (Foto: Dok. ANTARA)

BEKASI, ArgumenRakyat.com — Kebakaran hebat melanda pangkalan bus PO Sinarjaya di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (18/8/2026) dini hari dan menghanguskan sekitar 50 unit bus yang tidak beroperasi, dikutip dari antaranews.com dan inews.id.

Peristiwa itu berawal saat api muncul di area pangkalan bus sekitar pukul 01.45 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dan langsung mengerahkan regu ke lokasi, lalu tiba sekitar pukul 02.00 WIB. Karena banyak kendaraan terparkir berdekatan, api dengan cepat membesar dan melahap bus-bus lain di area seluas 800 meter persegi tersebut.

Kronologi dan Penanganan

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi mengerahkan sembilan armada dari sejumlah sektor, termasuk bantuan dari Mako Cibitung, Sektor Cikarang Selatan, Cikarang Utara, Sektor Pemda, hingga Sektor Sukatani. Kobaran api yang membesar membuat warga sekitar sempat panik karena lokasi kebakaran tidak jauh dari permukiman penduduk.

Baca Juga:  Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya menjelaskan bahwa insiden tersebut menghanguskan 50 bus yang sudah tidak beroperasi. “Kebakaran berasal dari pangkalan mobil bus. Sebanyak 50 bus yang sudah tidak beroperasi dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut,” ujarnya di Cikarang, Selasa.

Petugas Damkar Kabupaten Bekasi Rizki Ramadhan menyebut jumlah kendaraan yang terdampak mencapai sekitar 50 unit, atau separuh dari total kendaraan yang berada di lokasi parkir. “Kami dapat laporan sudah besar kobaran apinya. Informasi awal unit bus terbakar ternyata pangkalan bus yang membuat banyak kendaraan,” tuturnya.

Baca Juga:  Waspada Hantavirus di Indonesia: Kemenkes Catat 23 Kasus di 9 Provinsi

Dampak dan Investigasi

Api akhirnya berhasil dipadamkan berkat kesigapan petugas dan tambahan unit regu bantuan, meski puluhan bus tidak terselamatkan. Petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini nilai kerugian material masih dalam proses pendataan, sementara penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Petugas kepolisian tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber awal munculnya api di pangkalan bus tersebut.

Berita Terkait

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng
Remaja Surabaya Tewas usai Bangunkan Keluarga saat Kebakaran

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB