Catat! Rekayasa Lalu Lintas One Way Disiapkan di Jalur Padang, Solok, Payakumbuh

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rekayasa Lalu Lintas One Way Disiapkan di Jalur Padang, Solok, Payakumbuh (FotoAI)

Ilustrasi Rekayasa Lalu Lintas One Way Disiapkan di Jalur Padang, Solok, Payakumbuh (FotoAI)

PADANG, ARGUMENRAKYAT.COM — Menghadapi lonjakan volume kendaraan pada periode Lebaran 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) resmi mematangkan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way). Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik di jalur-jalur utama yang menghubungkan Padang, Payakumbuh, Solok, hingga Provinsi Riau.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar menegaskan bahwa sistem one way tahun ini akan lebih fleksibel dan adaptif (situasional), bergantung pada kepadatan kendaraan di lapangan. Berikut adalah rincian titik prioritas rekayasa lalu lintas tersebut:

Pemetaan Jalur Utama One Way

  • Jalur Padang – Payakumbuh (Via Bukittinggi): Sebagai urat nadi utama, kawasan Lembah Anai hingga Padang Luar menjadi perhatian khusus. Skema satu arah akan diberlakukan untuk mengantisipasi penyempitan jalur di titik-titik rawan longsor dan pusat kuliner yang kerap menjadi pemicu antrean panjang.

  • Jalur Payakumbuh – Pekanbaru: Arus kendaraan dari arah Riau diprediksi akan memuncak pada H-3. Petugas akan menerapkan sistem buka-tutup secara bergantian di kawasan Kelok 9 untuk mencegah gridlock (penguncian arus) pada tikungan tajam dan tanjakan ekstrem.

  • Jalur Solok – Padang (Sitinjau Lauik): Fokus utama pada jalur ini adalah arus balik. Mengingat medan Sitinjau Lauik yang sangat curam, prioritas akan diberikan bagi kendaraan dari arah Solok menuju Padang pada jam-jam tertentu guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat rem blong atau kendaraan tidak kuat menanjak.

  • Jalur Alternatif Payakumbuh – Solok: Pengendara diarahkan menggunakan jalur via Ombilin atau tepian Danau Singkarak untuk memecah kepadatan di wilayah pusat kota Bukittinggi dan Padang Panjang.

Baca Juga:  Jejak Sejarah Pasar Payakumbuh: Dari Era Kolonial ke Milenial (Eps .2)

Fasilitas Pemudik & Posko Terpadu

Selain rekayasa jalan, aparat telah menyiagakan puluhan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di sepanjang lintas Sumatera. Pos ini tidak hanya berfungsi untuk pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai tempat istirahat (rest area) darurat bagi pengemudi yang kelelahan.

Baca Juga:  Selatan Sunset Festival 2026: Gadih Angik Menjelma Jadi Pusat Seni, Budaya, dan UMKM Payakumbuh

Tips & Imbauan untuk Pemudik

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk memperhatikan hal-hal berikut sebelum memulai perjalanan:

  1. Pantau Jadwal Operasional: Sistem one way biasanya efektif berlaku mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB, namun jadwal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai diskresi kepolisian.

  2. Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan sistem pengereman dan lampu berfungsi optimal, terutama saat melewati jalur Sitinjau Lauik dan Kelok 9.

  3. Update Informasi Real-Time: Gunakan aplikasi navigasi atau pantau akun media sosial resmi @polantasumbar untuk mendapatkan info terkini mengenai penutupan jalan.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi arahan petugas di lapangan. Keselamatan adalah prioritas utama agar momen Lebaran di kampung halaman tetap berkesan dan aman,” ujar perwakilan Dinas Perhubungan Sumbar kepada ArgumenRakyat.com.

Berita Terkait

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai
Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami
Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau
Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar
KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari
Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP
Selatan Sunset Festival 2026: Gadih Angik Menjelma Jadi Pusat Seni, Budaya, dan UMKM Payakumbuh
Evolusi Spasial Payakumbuh: Membaca Riwayat Kota dari Toponimi hingga Konsep Livable City

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:23 WIB

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:43 WIB

Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WIB

Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP

Berita Terbaru