Prabowo Tutup Tahun di Aceh: Pastikan Pemulihan Bencana Jadi Prioritas

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Tutup Tahun di Aceh

Prabowo Tutup Tahun di Aceh

BANDA ACEH, ArgumenRakyat.com – Di tengah hiruk-pikuk persiapan perayaan malam pergantian tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto memilih jalan yang berbeda. Alih-alih merayakan di ibu kota, Kepala Negara mendarat di Tanah Rencong hari ini, Rabu (31/12/2025), untuk memastikan bahwa negara hadir bagi warga yang masih berjuang di pengungsian akibat bencana banjir bandang dan longsor.

Kehadiran Fisik Sebagai Simbol Empati

Keputusan Presiden Prabowo untuk menghabiskan malam tahun baru di wilayah terdampak bencana di Aceh bukan sekadar seremoni. Kunjungan ini merupakan tinjauan keempatnya ke Sumatera sepanjang bulan Desember, menunjukkan komitmen kuat terhadap pemulihan infrastruktur dan sosial pascabencana.

“Semua tidak sendiri, kita semua memikirkan tiap hari bagaimana kita bisa memperbaiki keadaan saudara-saudara,” tegas Presiden saat menyapa warga di titik pengungsian.

Fokus Utama: Jembatan Bailey dan Huntara

Dalam rangkaian kunjungan hari ini, Presiden didampingi Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah menteri terkait. Fokus utama pemerintah saat ini adalah:

  • Konektivitas: Memastikan pemasangan jembatan bailey (jembatan rangka baja darurat) selesai tepat waktu agar distribusi logistik tidak terhambat.

  • Hunian Sementara (Huntara): Percepatan pembangunan hunian bagi puluhan ribu warga yang rumahnya hancur atau tertimbun lumpur.

  • Pembersihan Wilayah: Menginstruksikan TNI/Polri untuk menambah personel guna membersihkan sisa material banjir di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur yang merupakan titik terparah.

Baca Juga:  Evakuasi Dramatis di Padang: Tim SAR dan BPBD Selamatkan Warga Terjebak Banjir

Anggaran Fantastis untuk Pemulihan

Pemerintah memperkirakan total biaya pemulihan pascabencana di Sumatera mencapai Rp59,25 triliun, dengan porsi terbesar dialokasikan untuk Provinsi Aceh. Menkeu Purbaya pun telah mendesak BNPB untuk segera mengoptimalkan sisa dana bencana tahun 2025 sebesar Rp1,51 triliun sebelum tahun anggaran berakhir malam ini.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem 2026: Tips Mitigasi Bencana dan Panduan Kesiapsiagaan Keluarga

Argumen Kita: Politik Kehadiran

Langkah Prabowo menutup tahun 2025 di Aceh mengirimkan pesan politik dan kemanusiaan yang kuat. Di saat sebagian masyarakat berpesta, pemimpin tertinggi negara memilih berada di tengah lumpur dan tenda pengungsian. Ini adalah “Politik Kehadiran” yang diharapkan bukan sekadar pemadam kebakaran, melainkan awal dari mitigasi bencana yang lebih struktural di masa depan.

Berita Terkait

Drama Musorkot KONI Payakumbuh: Fitra Yanto Mundur Mendadak, Kenapa?
Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot
Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari
Wahyudi Thamrin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Koperasi Sago Inti Alam Mineral, Dinas Koperindag Beri Pembekalan Teknis
Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa
Penetapan 1 Syawal di Payakumbuh Picu Kontroversi, Masyarakat Terbelah
Menko Polkam Djamari Chaniago Tolak Gelar Datuak, Soroti Makna Kehormatan dalam Adat Minangkabau
Catat! Rekayasa Lalu Lintas One Way Disiapkan di Jalur Padang, Solok, Payakumbuh

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:20 WIB

Drama Musorkot KONI Payakumbuh: Fitra Yanto Mundur Mendadak, Kenapa?

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot

Jumat, 10 April 2026 - 12:38 WIB

Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Wahyudi Thamrin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Koperasi Sago Inti Alam Mineral, Dinas Koperindag Beri Pembekalan Teknis

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:23 WIB

Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB