Bawang Putih Nasional, Wamentan Siapkan Skema Dua Jalur

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawang Putih Nasional, Wamentan Siapkan Skema Dua Jalur. (Foto: Dok. ANTARA)

Bawang Putih Nasional, Wamentan Siapkan Skema Dua Jalur. (Foto: Dok. ANTARA)

0:00

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyiapkan skema dua jalur melalui penguatan pendampingan budidaya dan riset terapan untuk mempercepat peningkatan produksi bawang putih nasional secara berkelanjutan.

Skema tersebut dibahas dalam pertemuan lintas lembaga di Bogor sebagai upaya memastikan program pengembangan bawang putih berjalan terukur, didukung teknologi siap pakai, serta sesuai kebutuhan petani di lapangan.

Dua Jalur yang Saling Melengkapi

Wamentan Alim menjelaskan, jalur pertama berfokus pada percepatan budidaya melalui penetapan lokasi, penyusunan kalender tanam, pemetaan kebutuhan petani, serta pendampingan teknis. Jalur kedua diarahkan pada riset dan kajian untuk meningkatkan produktivitas, mutu hasil, efisiensi penggunaan input, serta daya saing bawang putih.

Baca Juga:  Amran Sulaiman Lapor ke Prabowo: Produksi Pertanian Indonesia Tembus Nomor Empat Dunia

Ia menekankan bahwa program harus bertumpu pada kesiapan pelaksanaan di lapangan, bukan sekadar potensi yang belum teruji. “Yang kita butuhkan adalah inovasi yang betul-betul siap diterapkan, bukan yang masih sebatas potensi. Karena skalanya besar, kita harus memastikan teknologi dan rencana yang dipilih benar-benar bisa mendukung pencapaian target,” ujar Wamentan.

Petani Butuh Keterampilan Baru

Menurut Alim, keberhasilan pengembangan bawang putih tidak hanya ditentukan oleh penetapan lahan, tetapi juga kesiapan petani menerapkan teknik budidaya. “Ini betul-betul mulai baru, sehingga kita membutuhkan keterampilan baru dari petani. Pendampingan budidaya, peningkatan literasi, dan penguasaan teknologi tepat guna menjadi sangat penting,” katanya.

Baca Juga:  43 Persen Fintech RI Cetak Laba, Era Bakar Uang Ditinggalkan

Riset pada jalur kedua mencakup pengembangan varietas unggul, perbaikan teknologi budidaya, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, hingga penanganan pascapanen agar kehilangan hasil selama penyimpanan dan distribusi bisa ditekan. Wamentan juga meminta ekosistem usaha dibangun sejak awal melalui kemitraan yang jelas, dukungan kebijakan, dan regulasi, sehingga hasil peningkatan produksi memiliki jalur pemasaran yang pasti menuju swasembada yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto dalam tiga tahun ke depan.

Berita Terkait

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang
550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran
Tujuh Polisi Surabaya Dimutasi usai Gerebek Narkoba DPRD
Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, Enam Tewas
Pertamina Hadirkan 50 UMKM Binaan di SMEXPO Bekasi
Cara Cek Diskon Tiket Pesawat Libur Nataru 2026
RUU Perampasan Aset Diminta Utamakan Pemulihan Korban
Bendung Peusangan Aceh Pulih 70 Persen, Irigasi Mulai Terisi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:02 WIB

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Senin, 2 November 2026 - 11:57 WIB

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran

Senin, 2 November 2026 - 11:46 WIB

Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, Enam Tewas

Senin, 2 November 2026 - 11:35 WIB

Pertamina Hadirkan 50 UMKM Binaan di SMEXPO Bekasi

Senin, 2 November 2026 - 11:24 WIB

Cara Cek Diskon Tiket Pesawat Libur Nataru 2026

Berita Terbaru

Amfiteater INS Kayutanam di Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: INS Kayutanam (CC BY-SA 4.0))

Opini

Alam Takambang Jadi Guru: Refleksi Seabad INS Kayutanam

Senin, 2 Nov 2026 - 18:10 WIB

Narasumber podcast Kusieh Bendi membahas independensi advokat. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Hukum

Advokat Payakumbuh Tolak Jalan Pintas KKN di Pengadilan

Senin, 2 Nov 2026 - 17:58 WIB

Ilustrasi kompleks pondok pesantren. (Foto: Wikimedia Commons/CC0)

Nasional

Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:02 WIB

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran. (Foto: Dok. iNews)

Ekonomi

550 Pedagang Pasar Taman Puring Direlokasi usai Kebakaran

Senin, 2 Nov 2026 - 11:57 WIB