JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Tiga wirausaha perempuan Indonesia masuk finalis kompetisi kewirausahaan sosial tingkat dunia Unlock Her Future Prize 2026 yang digelar The Bicester Collection, bersaing dengan finalis lain dari berbagai negara.
Ketiga finalis dari Indonesia itu adalah Azalea Ayuningtyas melalui Birufinery yang mengolah rumput laut menjadi biostimulan pertanian, Celia Siura melalui Bumbi yang memproduksi popok dan pembalut kain, serta Jihan Alfiyyah melalui Her Lens yang memanfaatkan AI untuk membantu bidan melakukan pemeriksaan awal kanker serviks di pedesaan. Mereka terpilih dari sekitar 1.500 pendaftar tahun ini.
Dari Rumput Laut sampai Deteksi Serviks
“Melalui penelitian yang kami lakukan, kami menemukan bahwa rumput laut dapat diolah menjadi biostimulan pertanian. Dengan demikian, rumput laut yang dibudidayakan oleh masyarakat pesisir Indonesia dapat dimanfaatkan untuk membantu para petani di dalam negeri,” kata CEO Birufinery, Azalea Ayuningtyas. Birufinery berbasis di Flores dan Kupang, Nusa Tenggara Timur, berdiri pada 2024 dan bergerak di bidang bioteknologi pertanian.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Pendiri dan CEO Bumbi, Celia Siura, menyoroti sampah plastik dari popok dan pembalut sekali pakai. “Kami ingin kembali ke kebiasaan masa lalu yang menjadi bagian dari budaya kita, yaitu menggunakan popok kain. Namun, kami merancangnya dengan desain yang menarik dan bahan yang lembut agar masyarakat bersedia beralih,” kata Celia. Sementara CEO Her Lens Jihan Alfiyyah menyebut perusahaannya lahir dari keprihatinan atas tingginya angka kematian akibat kanker serviks.
Konten Video sebagai Aset Usaha
Kisah tiga wirausaha itu memperlihatkan satu pola yang sama: produk yang kuat tetap butuh cerita agar dikenal. Di banyak kota, pelaku usaha kecil memulai langkah serupa dengan merekam proses produksi secara sederhana, lalu mengunggahnya sebagai konten video. Dari rekaman singkat yang konsisten, calon pembeli mulai mengenali siapa yang membuat produk, bagaimana bahan dipilih, dan mengapa produk itu layak dipercaya.
Konten video kini bukan sekadar hiburan, melainkan aset jangka panjang. Satu video bisa terus ditemukan berbulan-bulan kemudian jika judul, keterangan, dan kata kunci disusun rapi. Di sinilah strategi konten bekerja: riset kata kunci, penulisan caption yang memuat istilah yang dicari calon pembeli, hingga penyesuaian format untuk setiap platform. Praktik digital marketing yang disiplin membuat konten mudah ditemukan lewat optimasi mesin pencari dan media sosial. Dimensia Creative mendampingi pelaku usaha menyiapkan produksi konten video, live streaming, dan strategi digital marketing. Diskusi bisa dimulai lewat WhatsApp 0812-6349-2788 atau melihat layanan di dimensiacreative.com.
Selain konten pendek, Podcast Kusieh Bendi menjadi ruang bagi pengusaha berbagi perjalanan bisnis dan bagi tokoh daerah menyampaikan gagasan. Format percakapan panjang membangun personal branding yang mudah diingat publik, sekaligus memperkenalkan produk lewat pengalaman nyata narasumber. Proposal kerja sama bisa dibaca di dimensiacreative.com/proposal.









