Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Australia menyiapkan aturan yang mewajibkan platform media sosial memberi pengguna pilihan menonaktifkan rekomendasi algoritma pada lini masa (feed) mereka, sebuah langkah baru dalam pengaturan keamanan digital.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rancangan undang-undang yang diusulkan pemerintah itu akan mewajibkan perusahaan seperti Meta melaksanakan kewajibannya menjaga keamanan digital dan meningkatkan upaya mengatasi bahaya dunia maya. Menteri Komunikasi Australia Anika Wells menyampaikan aturan tersebut akan diumumkan pada pekan ini.

“Memang banyak warga Australia yang menilai baik algoritma tersebut, baik karena kesenangan yang mereka dapat maupun manfaat yang diperoleh darinya. Namun, pengguna sejak awal seharusnya diberi pilihan untuk menggunakan atau menonaktifkan algoritma media sosial,” kata Anika, Senin (7/9/2026). “Kami berpikir Big Tech seharusnya menawarkan pilihan tersebut sejak awal, dan mereka harus menghormati pilihan itu.”

Baca Juga:  Edukasi Teknologi: Selain SEO, Mulai Kenali GEO agar Konten Anda Tetap Ditemukan Kecerdasan Buatan

Di sisi lain, perwakilan oposisi Australia Angus Taylor menyatakan koalisi belum menerima rancangan undang-undang pemerintah dan masih menantikan kejelasan lebih lanjut. “Saya sangat skeptis. Saya khawatir ini akan menjadi upaya pemerintah menyensor media sosial, tetapi seperti yang saya katakan, kita belum melihatnya. Mari kita lihat apa yang akan pemerintah sampaikan nantinya,” ujarnya.

Tekanan pada Platform Digital

Perusahaan media sosial telah lama menghadapi pengawasan ketat terkait algoritma yang diduga membuat ketagihan. Mereka dituduh sengaja mengarahkan pengguna ke konten sensasional atau ekstrem agar terus terpaku pada layar. Sejak Desember tahun lalu, Australia melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah 16 tahun, sebuah tindakan keras pertama di dunia untuk melindungi anak dari perundungan daring dan algoritma yang dinilai ganas.

Baca Juga:  Panduan Navigasi Cerdas: Mengenal 3 Fitur Tersembunyi Google Maps untuk Mobilitas Tanpa Hambatan

Inggris, Prancis, dan sejumlah negara lain kemudian mengikuti langkah serupa. Meski demikian, data bulan lalu menunjukkan anak-anak Australia masih menggunakan aplikasi media sosial seperti Instagram atau TikTok meski larangan telah diberlakukan.

Berita Terkait

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic
Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031
Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp
ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya
KemenUMKM Siapkan Rp115,77 Miliar Pulihkan 38.507 UMKM Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:31 WIB

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Selasa, 8 September 2026 - 10:16 WIB

Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB