Raksasa Teknologi Peringatkan Gelombang Serangan Siber AI

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raksasa Teknologi Peringatkan Gelombang Serangan Siber AI. (Foto: CNN Indonesia)

Raksasa Teknologi Peringatkan Gelombang Serangan Siber AI. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — OpenAI, Microsoft, Google, dan lebih dari 100 perusahaan teknologi memperingatkan gelombang serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) bakal semakin meluas dalam beberapa bulan ke depan dan menyerukan penguatan pertahanan siber secara global, Senin (31/8).

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan tersebut disampaikan melalui surat bersama yang ditandatangani raksasa teknologi seperti OpenAI, Anthropic, Microsoft, Alphabet, dan Amazon, serta lebih dari 100 perusahaan lain termasuk Broadcom, Capital One, Cloudflare, CrowdStrike, General Motors, IBM, Mastercard, Oracle, Robinhood, Shopify, dan Visa.

Ancaman ke Infrastruktur Kritis

"Dalam beberapa bulan ke depan, serangan siber berbasis AI akan menjadi jauh lebih meluas dan canggih seiring model di seluruh dunia menjadi semakin mampu," demikian bunyi surat tersebut. Perusahaan-perusahaan itu menyebut dunia memiliki waktu terbatas untuk memperkuat pertahanan sebelum kemampuan AI semakin maju.

Baca Juga:  Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic

Surat itu memperingatkan ancaman tidak hanya menyasar perusahaan teknologi, tetapi juga infrastruktur penting yang digunakan masyarakat, mulai dari rumah sakit, fasilitas pengolahan air, hingga infrastruktur penopang internet. Masalah lama seperti bug, pemberian akses berlebihan, kesalahan konfigurasi, perangkat lunak yang tidak aman atau belum diperbarui, autentikasi lemah, hingga technical debt pada sistem lama dinilai membuat banyak organisasi rentan.

Baca Juga:  Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Tim keamanan, terutama di sektor infrastruktur kritis, disebut selama ini kekurangan sumber daya. Oleh karena itu, para penandatangan menyerukan peningkatan alat, pendanaan, dan dukungan untuk memperkuat pertahanan, sekaligus menilai perkembangan AI juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pihak yang bertahan.

Seruan untuk Pemerintah

Dalam surat itu, pemerintah diminta mengoordinasikan pertahanan siber di tingkat lokal, nasional, hingga internasional, memperkuat saluran berbagi informasi ancaman antara pemerintah dan industri, serta memprioritaskan risiko paling serius. Perusahaan AI frontier juga didorong menyediakan akses model secara bertanggung jawab, pendanaan, pelatihan, dan dukungan langsung bagi operator infrastruktur kritis yang kekurangan sumber daya.

Berita Terkait

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos
Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic
Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta
Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031
Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp
ChatGPT, Claude, dan Grok Down Serentak, Ini Teorinya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:31 WIB

Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk

Rabu, 9 September 2026 - 10:20 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Selasa, 8 September 2026 - 10:16 WIB

Galaxy S26 FE Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11,9 Juta

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Hisense Pamer TV RGB MiniLED 116UXS di IFA 2026 Berlin

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB