JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kacang terbaik untuk diet bukanlah yang paling rendah kalori, melainkan yang kaya protein, serat, dan lemak tak jenuh karena membantu menahan rasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan lebih mudah dikendalikan, dikutip dari cnnindonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melansir GoodRx, konsumsi kacang dalam jumlah moderat tidak secara langsung menyebabkan kenaikan berat badan. Tidak ada satu jenis kacang yang paling unggul untuk menurunkan berat badan karena setiap jenis memiliki kelebihan nutrisi berbeda. Kuncinya terletak pada porsi, cara penyajian, serta pola makan secara keseluruhan.
Kacang memang memiliki kepadatan kalori cukup tinggi. Namun, kombinasi nutrisinya membantu menjaga rasa kenyang. Protein berperan mengurangi rasa lapar, serat memperlambat pencernaan dan menjaga kestabilan gula darah, sementara lemak tak jenuh memperlambat pengosongan lambung. Sebuah tinjauan penelitian yang dirujuk GoodRx menunjukkan orang yang rutin mengonsumsi kacang cenderung memiliki berat badan dan persentase lemak tubuh lebih rendah.
Daftar Kacang Terbaik untuk Diet
Almond mengandung sekitar 164 kalori, 6 gram protein, dan 4 gram serat per 1 ons. Kenari menonjol dengan kandungan asam lemak omega-3, dengan 186 kalori dan 18,5 gram lemak per 1 ons. Pistachio menyediakan 159 kalori, 6 gram protein, dan 3 gram serat, sekaligus membantu mengontrol porsi bila memilih yang masih bercangkang.
Kacang Brazil dikenal sebagai sumber selenium sangat tinggi, namun konsumsinya perlu dibatasi karena satu butir bisa mengandung 68–91 mikrogram selenium, mendekati batas atas asupan harian 400 mikrogram. Kacang mete menyediakan 157 kalori, 5 gram protein, dan 1 gram serat per 1 ons, ditambah zat besi, vitamin K, dan zinc. Adapun kacang tanah, meski secara botani termasuk polong-polongan, menyediakan 161 kalori dan 7 gram protein per 1 ons.
Tips Konsumsi agar Tetap Sehat
Untuk mendapatkan manfaat optimal, pilih kacang tanpa tambahan gula, garam, atau minyak berlebihan, dan tetap perhatikan porsinya. Pola makan secara keseluruhan serta aktivitas fisik tetap berperan penting dalam menentukan perubahan berat badan, sehingga kacang sebaiknya menjadi pelengkap menu sehat, bukan satu-satunya andalan.









