Pemerintah Naikkan Anggaran Riset Jadi Rp12 Triliun, Mensesneg: Harus Berorientasi Selesaikan Masalah Nyata

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dengan gaya Sketch Art Colored

Ilustrasi dengan gaya Sketch Art Colored

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendanaan riset di perguruan tinggi guna mendukung pembangunan nasional. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk menambah alokasi anggaran riset perguruan tinggi secara signifikan menjadi Rp12 triliun, melonjak dari yang sebelumnya hanya sebesar Rp8 triliun.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Prasetyo, langkah penambahan anggaran ini diambil agar kegiatan penelitian di Indonesia ke depan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi. Menindaklanjuti arahan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Bappenas dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah resmi menyusun peta jalan (grand design) riset nasional sebagai pedoman pelaksanaan di masa depan.

Baca Juga:  Menko Polkam Djamari Chaniago Tolak Gelar Datuak, Soroti Makna Kehormatan dalam Adat Minangkabau

Saat berbicara mengenai koordinasi penambahan anggaran tersebut, Prasetyo Hadi menjelaskan langkah nyata yang telah dilakukan oleh pihak istana dan kementerian terkait.

“Kan di pertemuan yang sebelumnya waktu di istana beliau sudah juga memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita kan sampai di angka 4 triliun (tambahan),” ujar Prasetyo Hadi usai Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta pada Minggu (28/6/2026).

Lebih lanjut, Prasetyo menjabarkan keterlibatan sejumlah lembaga strategis dalam menyusun peta jalan riset ini. “Nah setelah itu sudah kemudian kita tindak lanjuti bersama-sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi, bersama dengan Bappenas dan Brin yang sekarang dipimpin oleh Prof. Arif Satria untuk menyatukan semua riset kita,” katanya.

Baca Juga:  Hasan Nasbi Sebut Dirinya Hanya 'Tukang yang Ada di Dapur' Komunikasi Istana

Prasetyo menekankan bahwa seluruh riset yang didanai negara wajib masuk ke dalam satu perencanaan besar. “Jadi peta jalan riset seperti tadi bukunya kan juga sudah dihasilkan, yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan, ya semua harus dalam satu grand design,” tutur Mensesneg.

Ia juga menggarisbawahi bahwa target utama dari peningkatan dana riset ini adalah hasil konkret yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya pada sektor-sektor krusial seperti energi dan lingkungan.

“Riset-riset yang kita jalankan diharapkan riset-riset yang langsung memberikan dampak untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah yang kita hadapi. Misalnya contoh riset tentang sampah waste to energy, kemudian peralihan kalau dari LPG menuju ke nanti menuju ke CNG,” tegasnya.

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Jet Tempur
Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Sudaryono Ditunjuk Jadi Pengganti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru