Kadin Jabar Ingatkan Soal Jerat Rupiah dan Bayang-Bayang Kriminalitas

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Rupiah Anjlok dan PHK Massal

Ilustrasi: Rupiah Anjlok dan PHK Massal

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali mengguncang Jawa Barat. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Barat mencatat ribuan pekerja terpaksa dirumahkan akibat depresiasi nilai tukar rupiah yang kian menekan sektor riil. Ketua Komite Tetap Penyelesaian Perselisihan Kota/Kabupaten KADIN Jabar, Irfan Arifian, dalam analisisnya memaparkan bahwa efisiensi ketenagakerjaan ini utamanya menerpa industri manufaktur yang memiliki ketergantungan tinggi pada rantai pasok material impor.

Eskalasi krisis ini dikhawatirkan meluas menjadi determinan disintegrasi sosial. Irfan mengartikulasikan urgensi situasi tersebut dengan mengingatkan bahwa ada PR yang krusial, “Sampai 3.339 pekerja yang di-PHK menjadi PR (pekerjaan rumah) bersama, pemerintah dan salah satunya Kadin juga sebagai mitra strategis pemerintah,” ujarnya di Novotel Hotel, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026) dikutip dari Tirto.id.

Baca Juga:  BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai 'Dibersihkan'

Di samping itu, hilangnya pendapatan berkorelasi linier dengan kerawanan kamtibmas. Irfan memproyeksikan anomali sosial ini seraya menegaskan: “Artinya kita harus waspada juga. Karena bagaimanapun ketika bertambahnya jumlah PHK, maka ini rawan ke arah hal-hal yang memang tidak diinginkan seperti kriminalitas dan sebagainya,” ujarnya.

Ironisnya, intervensi kebijakan publik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai belum menyentuh akar sublimasi masalah. Dalam sebuah tinjauan evaluatif terhadap performa eksekutif daerah, Arif melontarkan kritik tajam: “Saya lihat dia [Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi] baru bergerak pada pesisir ya, belum ke jantung ini. Sebetulnya pekerjaan dan hak asasi ini kan jantung hidup manusia,” tegasnya.

Baca Juga:  Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK

Meromantisisme regulasi tanpa mitigasi konkret dinilai kontraproduktif. Sebagai langkah taktis, KADIN Jabar menginisiasi audiensi formal demi mengintegrasikan instrumen ketenagakerjaan dengan prinsip keadilan ekonomi. Memungkasi argumentasinya dengan menyandingkan kepatuhan korporasi terhadap norma kemanusiaan, Irfan menggarisbawahi: “Kami berharap juga saat isu HAM ini muncul, PHK menjadi salah satu yang harus erat isu HAM. Apakah sudah sesuai me-PHK para pekerjanya, ini berimbas juga kepada proses jalan usahanya apabila melanggar,” ujarnya.

Berita Terkait

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai
Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global
Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat
PNM Bekali Nasabah Perempuan Pontianak lewat PKU Akbar
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Sertifikasi Halal UMKM Ditunda hingga 2028, Ini Alasannya
UMKM Disiapkan Jadi Pemasok Bahan Makanan Program MBG
Harga Emas Antam Stabil di Rp2,54 Juta per Gram

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:45 WIB

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:12 WIB

PNM Bekali Nasabah Perempuan Pontianak lewat PKU Akbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram

Berita Terbaru

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB