Waspada Situs Palsu iPhone Duo Incar Pembeli FOMO

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Situs Palsu iPhone Duo Incar Pembeli FOMO. (Foto: CNN Indonesia)

Waspada Situs Palsu iPhone Duo Incar Pembeli FOMO. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Penjahat online memanfaatkan peluncuran iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple, dengan membuat situs palsu berharga murah untuk menjerat calon korban yang takut ketinggalan tren.

Pada salah satu kasus, penipu memakai situs berbahasa Inggris yang desainnya menyerupai gaya visual Apple dan menawarkan diskon 25 persen untuk produk flagship itu, lengkap dengan penghitung waktu 30 menit sebelum penawaran berakhir.

Urgensi buatan menurunkan kewaspadaan

“Para penipu bergerak cepat saat perangkat unggulan diluncurkan ke pasar, karena sensasi yang muncul menciptakan urgensi, dan urgensi tersebut menurunkan kewaspadaan,” kata analis konten web Kaspersky Olga Altukhova dalam keterangan resminya.

Baca Juga:  Update Gadget 2026: iPhone di iBox Turun Harga Mulai Rp8 Jutaan, Infinix Note 60 Gebrak Pasar dengan Fitur Satelit

Menurut Kaspersky, situs tersebut tidak langsung meminta informasi pembayaran, melainkan menyatakan pelanggan akan dihubungi manajer yang mengatur pengiriman. Pola itu membuat korban masuk ke komunikasi pribadi sebelum sempat memverifikasi apa pun.

Sasaran pembeli berdaya beli tinggi

“Bagi pelaku penipuan, pembeli perangkat unggulan adalah target yang sangat menguntungkan, mereka adalah orang yang memang sudah bersedia mengeluarkan banyak uang,” ujar Olga. Data pribadi yang diperoleh pun bisa dipakai untuk penipuan berikutnya.

Baca Juga:  Xiaomi Rilis Redmi Note 17 Series, Harga Mulai Rp3,69 Juta

Kaspersky juga menemukan situs palsu berbahasa Portugis yang langsung mengarahkan korban ke aplikasi percakapan sejak awal. Penawaran diskon tidak resmi, sistem pre-order, dan layanan cek ketersediaan diminta diperlakukan sebagai tanda bahaya.

Berita Terkait

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan
Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global
Batik Padang Panjang Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Warga
Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer
TelkomGroup Resmikan Sovereign Digital Technology
PNM Bekali Nasabah Perempuan Pontianak lewat PKU Akbar
iPhone Duo Mulai Dijual, Apple Jamin Stok di Toko
Sertifikasi Halal UMKM Ditunda hingga 2028, Ini Alasannya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Menperin Yakin UMKM Ramah Lingkungan Tembus Pasar Global

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Batik Padang Panjang Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Waspada Situs Palsu iPhone Duo Incar Pembeli FOMO

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Berita Terbaru

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi. (Foto: Dok. Humas Polres Pariaman)

Daerah

Polisi Pariaman Ungkap 360 Liter Biosolar Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:18 WIB