Karyawan PTPN IV Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamparan kebun kelapa sawit di Sumatra. (Foto: Firzafp/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)

Hamparan kebun kelapa sawit di Sumatra. (Foto: Firzafp/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)

Labuhanbatu, ArgumenRakyat.com — Seorang karyawan BUMN PTPN IV Aek Nabara, Junanda Ramansa Bangun (40), ditemukan tewas di tengah kebun kelapa sawit milik warga di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026) sore.

Ditemukan Pemilik Kebun

Jenazah pertama kali ditemukan pemilik kebun saat memeriksa lahannya di Dusun Siluman, Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat. Setelah menerima laporan, personel Polres Labuhanbatu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas Jember Terencana

Baur Identifikasi Forensik Polres Labuhanbatu Aiptu Juni Syahputra mengatakan korban merupakan warga Kecamatan Bilah Hulu yang bekerja di PTPN IV Aek Nabara.

Tanpa Tanda Kekerasan

Menurutnya, saat ditemukan tubuh korban tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan maupun luka. Meski demikian, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Baca Juga:  Bondet Meledak, 3 Warga Pasuruan Luka saat Curanmor

Polisi bersama tim medis mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Sri Pamela Aek Nabara untuk menjalani pemeriksaan medis. “Kami dari Polres Labuhanbatu menunggu hasil dari pemeriksaan medis,” ujar Aiptu Juni.

Hingga kini penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti dan polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikannya.

Berita Terkait

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat
BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor
Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:29 WIB

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Berita Terbaru

Waspada Situs Palsu iPhone Duo Incar Pembeli FOMO. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Waspada Situs Palsu iPhone Duo Incar Pembeli FOMO

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:45 WIB

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat. (Foto: Dok. ANTARA)

Ekonomi

Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Ikut Menguat

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:34 WIB

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor. (Foto: Tribunnews)

Nasional

BNPB: 253 Daerah Rawan Banjir, 202 Rawan Longsor

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:29 WIB

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB