Probolinggo, ArgumenRakyat.com — Enam orang tewas dalam kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, dengan korban terakhir meninggal Jumat (23/10/2026) akibat luka bakar.
Korban Terakhir Meninggal
“Bapak Suraji, DW Sekuriti Artotel PT Mitra Indo Permai yang selama ini menjalani perawatan intensif setelah terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran di kawasan Bromo, telah berpulang pada hari ini, sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha.
Rudijanta mengatakan Suraji meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif setelah berusaha memadamkan api di Resort Tengger Laut Pasir, Seksi PTN Wilayah L, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Lima Korban Sebelumnya
Lima personel lainnya lebih dulu meninggal dalam upaya pemadaman api di titik Pusung Lingker, Probolinggo. Kelimanya yaitu petugas BB TNBTS Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata (33); Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) yang merupakan karyawan hotel di sekitar lokasi kejadian; dan Munawi (44) yang merupakan anggota Masyarakat Mitra Polhut.
Kebakaran yang melanda kawasan konservasi Bromo sejak 15 Oktober itu menambah daftar korban karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. Seorang pria berinisial LJ (60) di Samarinda, Kalimantan Timur, juga meninggal dunia akibat terbakar saat api melalap kawasan perkebunan pada 13 Oktober lalu.
Sebelumnya ia bersama warga sekitar berupaya memadamkan api secara mandiri guna mencegah perambatan ke permukiman warga.









