NAGOYA, ArgumenRakyat.com — Pasangan para panahan Indonesia Kholidin/Setiawan meraih medali perunggu nomor recurve ganda putra Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Kim Jung-hoon/Kwak Geonhwi dengan skor 6-0, Jumat.
Pertandingan perebutan perunggu di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square itu berlangsung tiga set langsung dengan skor 35-30, 35-28, dan 37-32. Pasangan Indonesia yang menempati unggulan kedua tampil konsisten sejak set pertama dan menang tanpa kehilangan satu set pun.
Sempat Ragu Lawan Korea
Kholidin mengaku sempat gugup menghadapi persaingan di tingkat Asia yang lebih ketat dibandingkan ASEAN Para Games, tetapi berusaha mengendalikan tekanan sepanjang pertandingan. “Alhamdulillah, sangat luar biasa. Segala puji bagi Allah yang memudahkan saya bertanding. Beda ya Asian Para Games dan ASEAN Para Games di Thailand, itu beda sekali. Tantangannya luar biasa,” kata Kholidin seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Setiawan mengaku sempat pesimistis melihat kemampuan pasangan Korea Selatan. “Sedikit agak tidak optimis karena skor-skor Korea yang bagus-bagus,” kata Setiawan yang bersyukur akhirnya mampu mengungguli lawannya.
Jalan Menuju Perunggu
Sebelumnya, Kholidin/Setiawan melaju ke semifinal setelah mengalahkan wakil Thailand Hanruchai Netsiri/Pornchai Phimthong dengan skor 5-1 pada perempat final. Langkah menuju perebutan emas terhenti setelah kalah 1-5 dari wakil China Duo Yun/Lixue Zhao.
Bagi Kholidin, medali di Nagoya menjadi pencapaian penting setelah gagal membawa pulang medali dari Asian Para Games Hangzhou 2022. Ia masih dijadwalkan tampil bersama Noviera Ross pada semifinal recurve beregu campuran menghadapi Iran, dan berpeluang menambah medali lewat nomor recurve tunggal putra melawan wakil China Yun Duo pada Sabtu, 24 Oktober 2026.









