Banten Lampaui Target, Jadi Contoh Program CKG-TBC Nasional

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten Lampaui Target, Jadi Contoh Program CKG-TBC Nasional. (Foto: Dok. ANTARA)

Banten Lampaui Target, Jadi Contoh Program CKG-TBC Nasional. (Foto: Dok. ANTARA)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kementerian Kesehatan menyatakan Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, melampaui target nasional dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penemuan kasus tuberkulosis (TBC), sehingga dijadikan model percontohan nasional.

Cakupan CKG Lampaui 100 Persen

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyebut data Kemenkes per 19 Agustus menunjukkan cakupan CKG di Banten telah menyentuh 5.934.010 jiwa atau 100,60 persen dari target. Angka itu menempatkan Banten di posisi tiga besar provinsi dengan cakupan CKG tertinggi di Indonesia.

Baca Juga:  KMP Batumandi Tenggelam di Perairan Merak Usai Terbakar

“Lebih lanjut, penemuan kasus TBC di wilayah ini pada tahun sebelumnya berhasil menembus 112 persen dari estimasi beban kasus, dengan tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 91 persen,” katanya.

Menurut Benny, kesuksesan Banten tidak lepas dari strategi integrasi layanan dan kolaborasi lintas sektor. Salah satu kuncinya adalah pemanfaatan rontgen portabel dalam CKG yang mempercepat deteksi kelainan paru seperti TBC sekaligus terintegrasi dengan penjaringan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

Baca Juga:  7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini

16 Unit X-ray untuk Delapan Daerah

Sebagai dukungan keberlanjutan, Kemenkes menyiapkan alokasi 16 unit X-ray melalui APBN 2026 untuk delapan kabupaten dan kota di Banten yang memenuhi kriteria.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota terus bahu-membahu menyukseskan program CKG guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Secara nasional, program CKG ditargetkan menjangkau 130 juta jiwa sepanjang 2026, dan hingga kini cakupannya telah mencapai sekitar 82 juta jiwa.

Berita Terkait

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Minum Magnesium
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:06 WIB

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Minum Magnesium

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB