Polisi Ungkap Peta Digital ‘Teh Gembul’: Sarana Komplotan Predator di Sampang

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gawai (Pin. creativemarkrt.com)

Ilustrasi gawai (Pin. creativemarkrt.com)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Jejak kejahatan seksual yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, perlahan mulai terkuak dari alam maya. Penyidik Korps Bhayangkara menemukan sebuah kanal percakapan digital di aplikasi WhatsApp yang dimanfaatkan komplotan predator untuk berkoordinasi. Tak tanggung-tanggung, ruang obrolan terselubung itu dihuni 27 orang terduga pelaku gang rape yang merenggut masa depan korban.

Kepala Kepolisian Resor Sampang Ajun Komisaris Besar Hartono mengungkapkan bahwa para buronan dan tersangka tersebut secara sengaja memfungsikan grup jejaring pesan itu sebagai sarana komunikasi kelompok. Uniknya, wadah cyberspace tersebut diberi julukan yang terkesan tak berdosa.

Baca Juga:  Polda Sumbar Endus Gudang Solar Subsidi Ilegal di Solok

“Memang betul, mereka membuat grup. Namanya Teh Gembul grup WA mereka ini,” kata Hartono, mengutip dari detikJatim, Senin (20/7/2026).

Meski jejak obrolan di gawai pintar itu kini mulai senyap dan ditinggalkan para anggotanya guna mengaburkan digital footprint, aparat penegak hukum menegaskan tidak akan terkecoh. Rekam jejak siber tersebut menjadi peta jalan vital bagi tim reserse untuk melacak subjek hukum lain yang disinyalir masih bersembunyi dari jerat peradilan.

Baca Juga:  Mafia BBM Digulung! Polda Lampung Sita 203 Ton Solar Ilegal di Pesawaran

“Soal grup WA itu tetap kami dalami. Saat ini kami fokus memburu para pelaku yang masih buron,” jelas Hartono.

Dari total 27 orang yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus kekerasan seksual anak di bawah umur ini, dinamika perburuan terus membuahkan hasil. Sejauh ini sudah ada 13 pelaku yang ditangkap dan 1 lainnya masih diburu dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Penyelidikan mendalam terus dipacu demi menuntaskan pengusutan tindak pidana yang menggegerkan Pulau Madura tersebut.

Berita Terkait

Pengunjung Tewas di Vegas Club Padang, Pengawasan Diperketat
Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta
BNN Bongkar Laboratorium Mefedron di Bali: Narkotika Sintetis Racikan Impor Incar Warga Rusia
Bripka EJ Tetapkan Sebagai Tersangka Kasus TPKS: Jerat Anak Rekan Kerja via WhatsApp, Terancam PTDH
Polisi Tangkap Residivis Curanmor Bersenpi yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan
Nekat, Wanita Sembunyikan 5 Paket Sabu di Kemaluan Saat Besuk Kekasih di Lapas Banyuwangi
Semalam Dua Kali Beraksi, Pria Bersenjata Golok yang Resahkan Warga Bogor Ditangkap
Pasutri Residivis Curanmor di Duren Sawit: Modus Bawa Anak demi Kelabui Warga

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:51 WIB

Pengunjung Tewas di Vegas Club Padang, Pengawasan Diperketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:28 WIB

Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:56 WIB

BNN Bongkar Laboratorium Mefedron di Bali: Narkotika Sintetis Racikan Impor Incar Warga Rusia

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:06 WIB

Bripka EJ Tetapkan Sebagai Tersangka Kasus TPKS: Jerat Anak Rekan Kerja via WhatsApp, Terancam PTDH

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Polisi Ungkap Peta Digital ‘Teh Gembul’: Sarana Komplotan Predator di Sampang

Berita Terbaru

AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

AI Raven Lacak Alamat Rumah Hanya dari Foto Interior

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:22 WIB

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP. (Foto: Dok. ANTARA)

Ekonomi

Bulog Bentuk Satgas Khusus Awasi Penyaluran Beras SPHP

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:52 WIB

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa. (Foto: iNews.id)

Nasional

Sidang Ijazah Jokowi, Saksi Ungkap Bukti Digital Dokter Tifa

Kamis, 29 Okt 2026 - 14:19 WIB

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB