Bahlil Sebut B50 Siap Meluncur Juli 2026

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bahlil Lahadalia saat diwawancarai wartawan (Instagram @bahlillahadalia)

Foto: Bahlil Lahadalia saat diwawancarai wartawan (Instagram @bahlillahadalia)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Ambisi swasembada energi melalui hilirisasi komoditas sawit kian mendekati tenggat krusial. Pemerintah memberikan sinyal hijau terkait kesiapan implementasi bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, B50, campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar. Kebijakan strategis ini diproyeksikan mampu menekan laju impor BBM sekaligus mendongkrak nilai tambah kelapa sawit domestik secara signifikan.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa fase komersialisasi bakal berjalan tepat waktu. Berbicara di kompleks DPR RI, mantan Kepala BKPM tersebut memberikan konfirmasi eksplisit, “B50 sesuai dengan schedule itu kan 1 Juli 2026 akan diimplementasikan,” tegas alumnus STIE Port Numbay Jayapura,, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga:  Sengketa Sawit Memanas, Indonesia Siap Tekan Uni Eropa Lewat WTO

Guna mematangkan transisi, kementerian terkait segera menggelar konsolidasi internal demi memvalidasi seluruh parameter teknis. Bahlil mengungkapkan akan menggelar rapat bersama tim uji coba dalam satu minggu ke depan untuk melakukan evaluasi final. Sejauh ini, indikator performa dalam fase eksperimen menunjukkan deviasi positif.

Dalam sebuah pernyataan teoretis mengenai capaian teknis, sang menteri memaparkan, “Sekarang kan kita uji coba terus semuanya. 80-90 persen dari hasil uji coba, alhamdulillah baik,” katanya dilansir dari Tirto.id.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Motor Listrik, Insentif Hingga Rp6 Juta

Menariknya, analisis laboratorium menunjukkan parameter mutu B50 melampaui pendahulunya. Menyoroti aspek higroskopisitas bahan bakar, Bahlil menegaskan, “Bahkan kadar airnya dibandingkan dengan B40 dan B50 itu lebih baik di B50,” ucapnya. Meski begitu, otoritas tetap berhati-hati sebelum mengetuk palu final. “Hasil akhirnya akan kami sampaikan pada saat setelah rapat evaluasi final,” tuturnya memungkasi penjelasan.

Berita Terkait

Kenaikan Target Output OPEC+ dan Pemulihan Jalur Distribusi Tekan Harga Minyak Mentah
PLN: Sistem Kelistrikan Pulau Jawa Berangsur Membaik, Pemadaman Bergilir Diminimalisasi
Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Segera Turun?
Digitalisasi BBM: Solusi Penghematan Negara atau Beban Baru bagi Sopir Angkot dan Petani?

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 13:05 WIB

Kenaikan Target Output OPEC+ dan Pemulihan Jalur Distribusi Tekan Harga Minyak Mentah

Senin, 22 Juni 2026 - 15:35 WIB

PLN: Sistem Kelistrikan Pulau Jawa Berangsur Membaik, Pemadaman Bergilir Diminimalisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:05 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Segera Turun?

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:23 WIB

Bahlil Sebut B50 Siap Meluncur Juli 2026

Jumat, 24 April 2026 - 11:00 WIB

Digitalisasi BBM: Solusi Penghematan Negara atau Beban Baru bagi Sopir Angkot dan Petani?

Berita Terbaru