Harga Emas Antam “Tiarap” di Penghujung 2025: Tren Ambil Untung atau Sinyal Lesu di 2026?

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Antam (foto: bloombergtechnoz)

Emas Antam (foto: bloombergtechnoz)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Memasuki pekan terakhir tahun 2025, kilau investasi emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau sedikit meredup. Setelah sempat mencetak rekor demi rekor sepanjang tahun, harga emas hari ini, Senin (29/12), justru menunjukkan tren koreksi.

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam terkoreksi sebesar Rp9.000, membawa harga di level Rp2.596.000 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian para investor ritel yang tengah menimbang strategi portofolio mereka menjelang pergantian tahun.

Aksi Ambil Untung di Balik Merosotnya Harga

Analisis pasar menyebutkan bahwa penurunan tipis ini merupakan fenomena wajar yang dikenal sebagai profit taking atau aksi ambil untung. Banyak investor besar maupun ritel memutuskan untuk mencairkan aset mereka demi mengamankan keuntungan (cuan) yang telah diraih sepanjang tahun 2025 yang sangat bullish.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Harapan Menuju Tahun 2026

“Koreksi ini bersifat teknikal dan sehat. Setelah reli panjang mencapai rekor tertinggi (ATH) di atas Rp2,6 juta pekan lalu, pasar membutuhkan ruang napas. Ini bukan sinyal krisis, melainkan penyesuaian pasar,” ungkap pengamat komoditas dalam keterangannya.

Faktor Global: Dolar AS dan Isu Perdamaian

Selain aksi jual di dalam negeri, pergerakan emas dunia juga dipengaruhi oleh sentimen global. Kabar mengenai kemajuan pembicaraan damai di beberapa titik konflik geopolitik, termasuk ketegangan di Eropa Timur, sedikit menurunkan status emas sebagai aset safe haven (pelindung nilai). Di sisi lain, nilai tukar Rupiah yang relatif stabil terhadap Dolar AS di penghujung tahun turut meredam lonjakan harga emas domestik.

Baca Juga:  Ekonomi Indonesia 2026: Era Purbaya dan Coretax Dimulai

Prediksi 2026: Masihkah Menjanjikan?

Meski hari ini “tiarap”, optimisme terhadap logam mulia diprediksi belum akan pudar di tahun depan. Beberapa lembaga keuangan internasional masih memproyeksikan harga emas dunia bisa menembus level baru pada kuartal pertama 2026.

ArgumenRakyat.com mencatat rincian harga emas Antam hari ini (sebelum pajak):

  • 0,5 gram: Rp1.348.000

  • 1 gram: Rp2.596.000

  • 5 gram: Rp12.755.000

  • 10 gram: Rp25.455.000

  • 100 gram: Rp253.812.000

Saran Bagi Investor

Bagi masyarakat yang baru ingin memulai investasi, penurunan ini sering kali dipandang sebagai momen “diskon” untuk masuk (buy the dip). Namun, investor tetap diingatkan untuk tidak gegabah dan tetap memantau kebijakan suku bunga bank sentral (The Fed) yang akan menjadi motor penggerak utama harga emas di awal tahun 2026.(**)

Berita Terkait

BBM Non-Subsidi Resmi Naik per 1 Maret 2026, Beban Baru Awal Bulan? Cek Daftar Harga Terbarunya!
Negara Ambil Alih! 28 Perusahaan Swasta Dicabut Izinnya, Aset Strategis Sumatra Kini Dikuasai Danantara
Perjanjian Dagang Indonesia–Amerika Serikat Ditandatangani, Kabar Baik bagi 4 Juta Buruh Tekstil
Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026, Rp4,2 Triliun Cair Februari
Fenomena ‘Gamis Bini Orang’ Guncang Tren Lebaran 2026: Dari Viral TikTok Hingga Tembus Pasar Afrika
Polri Miliki 1.179 SPPG, Program MBG Serap Sekitar 58 Ribu Tenaga Kerja
Subsidi Energi Diperketat, Beban Rumah Tangga Kian Terimpit
Pecah Rekor Terpanas 2026! Harga Emas Antam Tembus Rp2,91 Juta, Dipicu Harga Emas Dunia USD 5.000

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:03 WIB

BBM Non-Subsidi Resmi Naik per 1 Maret 2026, Beban Baru Awal Bulan? Cek Daftar Harga Terbarunya!

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:42 WIB

Negara Ambil Alih! 28 Perusahaan Swasta Dicabut Izinnya, Aset Strategis Sumatra Kini Dikuasai Danantara

Senin, 23 Februari 2026 - 23:32 WIB

Perjanjian Dagang Indonesia–Amerika Serikat Ditandatangani, Kabar Baik bagi 4 Juta Buruh Tekstil

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:51 WIB

Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026, Rp4,2 Triliun Cair Februari

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:34 WIB

Fenomena ‘Gamis Bini Orang’ Guncang Tren Lebaran 2026: Dari Viral TikTok Hingga Tembus Pasar Afrika

Berita Terbaru