Ramadan di Hunian Layak: Pemkab Agam Kebut Pembangunan 358 Unit Huntara bagi Penyintas Bencana

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramadan di Hunian Layak: Pemkab Agam Kebut Pembangunan 358 Unit Huntara bagi Penyintas Bencana Sumber foto : bnpb.go.id

Ramadan di Hunian Layak: Pemkab Agam Kebut Pembangunan 358 Unit Huntara bagi Penyintas Bencana Sumber foto : bnpb.go.id

AGAM, ArgumenRakyat.com β€” Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus memacu pembangunan 358 unit hunian sementara (huntara) bagi warga yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu. Langkah percepatan ini dilakukan agar seluruh unit rumah tersebut dapat segera ditempati oleh masyarakat sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

πŸŽ™οΈ Info Sponsorship β†’
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Rinaldi, menegaskan komitmennya untuk memastikan para penyintas dapat menjalankan ibadah puasa di hunian yang lebih stabil dan layak dibandingkan tenda pengungsian.

Sebaran Pembangunan di Tujuh Titik Strategis

Hingga 11 Februari 2026, kemajuan fisik pembangunan huntara dilaporkan bervariasi di beberapa wilayah terdampak:

  • Kecamatan Palembayan: Menjadi fokus utama dengan total unit terbanyak. Sebanyak 88 unit di Lapangan Bola Padang Sibabaju (Nagari Salareh Aia) telah rampung 100 persen. Sementara itu, 51 unit di Lapangan Bola Jajaran Tantaman masih dalam proses pengerjaan intensif. Sebelumnya, pemerintah telah menyerahkan 117 unit di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak.

  • Kecamatan Tanjung Raya: Pembangunan di kawasan Objek Wisata Linggai (19 unit) dan Lahan Kampung Ujuang (35 unit) dilaporkan telah selesai sepenuhnya.

  • Kecamatan Ampek Koto: Sebanyak 33 unit huntara di Lahan DOB Bancah Balingka sudah berdiri tegak dan siap huni.

  • Kecamatan Malalak: Pengerjaan 14 unit di Lapangan Lambeh masih terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian.

Kriteria Penerima dan Solusi Jangka Panjang

Pemerintah daerah menetapkan bahwa penerima manfaat huntara diprioritaskan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat rusak berat atau mereka yang sebelumnya bermukim di zona merah (daerah rawan bencana tinggi).

Baca Juga:  Bareskrim Polri Bidik Mafia Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Tim Khusus Diterjunkan, Usut Keterlibatan Korporasi

Selain bangunan fisik, Dinas Perkim juga memberikan opsi bagi penyintas untuk mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi mereka yang memilih tinggal bersama kerabat atau mengontrak rumah secara mandiri. Proses administrasi untuk bantuan dana ini dilaporkan tengah berjalan serentak dengan pembangunan fisik di lapangan.

Baca Juga:  Syekh Ibrahim Musa Parabek: Sang Arsitek Moderasi dan Pembaru Pendidikan Minangkabau

Perspektif ArgumenRakyat.com Penyediaan huntara ini merupakan langkah krusial dalam pemulihan martabat dan kemandirian ekonomi masyarakat pascabencana. Namun, tantangan sesungguhnya adalah transisi menuju hunian tetap (huntap) yang lebih aman dari ancaman bencana di masa depan. Kita mengapresiasi upaya Pemkab Agam yang bekerja melawan waktu demi memastikan “hadiah” tempat tinggal yang layak bagi rakyatnya tepat sebelum bulan suci Ramadan tiba.

Sumber Referensi:

  • Laporan Pembangunan Pasca-Bencana Dinas Perkim Kabupaten Agam (Februari 2026).

  • Data Pemantauan Regional Kompas: Progres Huntara Agam.

Berita Terkait

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai
Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami
Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau
Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar
KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari
Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP
Selatan Sunset Festival 2026: Gadih Angik Menjelma Jadi Pusat Seni, Budaya, dan UMKM Payakumbuh
Evolusi Spasial Payakumbuh: Membaca Riwayat Kota dari Toponimi hingga Konsep Livable City

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:23 WIB

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai

Senin, 27 Juli 2026 - 21:46 WIB

Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:43 WIB

Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WIB

Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari

Berita Terbaru