PADANG, ArgumenRakyat.com – Kabar yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Sumatera Barat akhirnya tiba. Guna mengurai kemacetan kronis yang kerap terjadi di jalur lintas Padang-Bukittinggi selama masa libur panjang, Jalan Tol Padang-Sicincin resmi dioperasikan secara fungsional mulai hari ini, Selasa (30/12).
Pengoperasian sementara ini menjadi “oase” bagi para pemudik dan wisatawan yang ingin menghindari titik jenuh kemacetan di kawasan Lembah Anai dan Pasar Koto Baru yang biasanya lumpuh saat malam pergantian tahun.
Bebas Tarif Hingga Januari 2026
Pihak pengelola jalan tol mengonfirmasi bahwa selama masa operasional fungsional ini, pengguna jalan tol khususnya Kendaraan Golongan I (sedan, jip, dan minibus) tidak dikenakan tarif alias gratis. Kebijakan ini direncanakan berlaku hingga tanggal 5 Januari 2026.
“Langkah fungsional ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Sumbar. Meskipun masih fungsional, kami pastikan jalur utama sudah aman untuk dilalui kendaraan pribadi,” ungkap perwakilan Hutama Karya selaku pengelola.
Aturan Main: Kecepatan dan Jam Operasional
Meski sudah bisa dilalui, ArgumenRakyat.com mengingatkan pembaca bahwa status “Fungsional” berarti jalur ini belum beroperasi secara penuh sebagaimana tol definitif. Terdapat beberapa poin penting yang wajib diperhatikan pengendara:
-
Batas Kecepatan: Pengendara diimbau hanya memacu kendaraan pada kecepatan 40-60 km/jam. Hal ini dikarenakan di beberapa titik masih terdapat pengerjaan minor di bahu jalan dan pemasangan marka permanen.
-
Jam Operasional: Jalur fungsional ini hanya dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB demi alasan keamanan, mengingat fasilitas lampu penerangan jalan umum (PJU) belum terpasang 100 persen.
-
Fasilitas Terbatas: Rest area permanen belum tersedia, namun pihak pengelola menyediakan posko taktis dan toilet portabel di titik pintu masuk dan keluar.
Memotong Waktu Tempuh Signifikan
Dengan dibukanya jalur sepanjang 36,6 kilometer ini, waktu tempuh dari Padang menuju Sicincin yang biasanya memakan waktu 1,5 hingga 2 jam saat macet, kini dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 30 menit. Ini menjadi jalur alternatif primadona bagi warga yang hendak menuju Bukittinggi, Payakumbuh, maupun Tanah Datar.
Catatan ArgumenRakyat: Tetap Waspada di Jalur Baru
Meskipun jalan tol menawarkan kecepatan, kami mengimbau masyarakat untuk tidak euforia berlebihan. Pastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima dan saldo kartu tol tetap terisi (untuk tapping masuk meski tarif Rp0).
Pastikan Anda tidak membuang sampah di sepanjang jalur tol fungsional demi menjaga kebersihan ikon baru infrastruktur Ranah Minang ini. Selamat menikmati perjalanan dan tetap utamakan keselamatan di atas kecepatan!(**)







![Penetapan Indonesia sebagai Dewan HAM PBB 2026. [Foto: kemlu.go.id]](https://argumenrakyat.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260110_160318-e1768216728409-360x200.jpg)

