4 ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kemlu RI Upayakan Penyelamatan

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI : 4 ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon

Ilustrasi AI : 4 ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan menjadi korban penculikan oleh sekelompok bajak laut bersenjata di perairan Gabon, tepatnya di kawasan Teluk Guinea, Afrika Tengah. Insiden pembajakan ini menimpa sebuah kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7 (juga dikenal sebagai Liang Peng Yu 828), pada dini hari Sabtu, 10 Januari 2026.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi bahwa dari total 12 awak yang berada di atas kapal, sembilan orang dibawa paksa oleh para perompak. Korban penculikan tersebut terdiri dari empat WNI dan lima warga negara China. Sementara itu, tiga awak lainnya, yang dua di antaranya merupakan WNI, berhasil selamat dari aksi penculikan tersebut.

Kronologi Penyerangan Kapal IB FISH 7

Berdasarkan keterangan resmi dari otoritas pertahanan Gabon, serangan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat saat kapal sedang beroperasi sekitar tujuh mil laut di barat daya Equata. Kapal pukat tersebut tiba-tiba disergap oleh tiga orang pria bersenjata api yang naik ke atas kapal secara beringas.

Baca Juga:  Viral! Guru SMKN 3 Jambi Dikeroyok Belasan Siswa, Berakhir Damai Usai Mediasi Panjang

Para pelaku secara spesifik menargetkan anggota kru tertentu sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. Tiga awak kapal yang lolos dari penculikan kemudian ditemukan oleh pihak berwenang Gabon dan langsung dievakuasi. Kapal IB FISH 7 kini telah diamankan dan dikawal oleh personel Angkatan Laut Gabon menuju pelabuhan utama di ibu kota Libreville.

Langkah Diplomasi dan Perburuan Pelaku

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia segera mengambil langkah cepat setelah menerima informasi pembajakan. Kemlu melalui KBRI Yaounde telah melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Gabon, perusahaan agen kapal, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk mempercepat proses penyelamatan sandera.

“Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini secara menyeluruh,” ujar Heni dalam keterangan resminya pada Selasa, 13 Januari 2026. Saat ini, personel Angkatan Laut Gabon dilaporkan tengah melancarkan operasi perburuan besar-besaran terhadap para pelaku penculikan tersebut.

Baca Juga:  Skandal Investasi Kripto Terbesar 2026: Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Kerugian Ditaksir Tembus Rp200 Miliar

Penyelidikan dan Hak Tenaga Kerja

Terkait aspek hukum, Kantor Jaksa Penuntut Umum di Libreville telah secara resmi membuka penyelidikan guna mengungkap kronologi pasti pembajakan serta mengidentifikasi kelompok kriminal yang bertanggung jawab. Pemerintah Gabon menyatakan bahwa situasi keamanan maritim kini ditangani pada level pemerintahan tertinggi.

KBRI Yaounde juga memastikan akan terus mengawal pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan bagi para ABK WNI yang terdampak, sekaligus menjalin komunikasi dengan keluarga korban di tanah air. Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan resmi dari pemerintah terkait proses negosiasi dan penyelamatan para pelaut Indonesia tersebut.

Sumber Referensi:

  • Laporan Investigasi Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI)

  • Data Otoritas Pertahanan Nasional Gabon (Gabon 24 & TRT Afrika)

  • Update Krisis Diplomasi KBRI Yaounde

  • Indeks Berita Internasional Kompas.com, Antara, dan CNBC Indonesia

Berita Terkait

Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi
Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang
Aksi Unik Mendikti Brian Yuliarto: Naik Motor Patwal Temui Prabowo di Istana, Bahas Dana Riset Rp12 Triliun
Viral! Guru SMKN 3 Jambi Dikeroyok Belasan Siswa, Berakhir Damai Usai Mediasi Panjang
Skandal Investasi Kripto Terbesar 2026: Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Kerugian Ditaksir Tembus Rp200 Miliar
Waspada Cuaca Ekstrem 2026: Tips Mitigasi Bencana dan Panduan Kesiapsiagaan Keluarga
BMKG Terbitkan Siaga Cuaca Ekstrem: Malam Tahun Baru Tanpa Kembang Api?
Tragedi di Perairan Komodo: Jenazah Anak Pelatih Valencia FC Ditemukan, Duka Mendalam Selimuti Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:30 WIB

Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:01 WIB

Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:46 WIB

Aksi Unik Mendikti Brian Yuliarto: Naik Motor Patwal Temui Prabowo di Istana, Bahas Dana Riset Rp12 Triliun

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:28 WIB

Viral! Guru SMKN 3 Jambi Dikeroyok Belasan Siswa, Berakhir Damai Usai Mediasi Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:58 WIB

Skandal Investasi Kripto Terbesar 2026: Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Kerugian Ditaksir Tembus Rp200 Miliar

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB