Jakarta, ArgumenRakyat.com — Kementerian Komunikasi dan Digital menempatkan biaya spektrum frekuensi yang terjangkau sebagai pendorong utama perluasan jaringan 5G di Indonesia.
Seimbangkan Penerimaan Negara dan Investasi
Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail menyatakan pengelolaan spektrum perlu menyeimbangkan penerimaan negara, kemampuan investasi operator, dan manfaat konektivitas bagi masyarakat. “Spektrum bukan hanya tentang bagaimana pemerintah memperoleh pendapatan dari pemanfaatannya, tetapi juga tentang bagaimana memastikan biaya pemanfaatan spektrum tetap terjangkau. Dengan begitu, seluruh operator dapat membangun dan mengembangkan infrastrukturnya sesegera mungkin,” ujar Ismail.
Menurut Ismail, pemerintah telah mengubah pendekatan pengelolaan spektrum frekuensi dalam lima hingga tujuh tahun terakhir. Spektrum tidak lagi semata dipandang sebagai sumber penerimaan negara, tetapi juga instrumen mempercepat pembangunan infrastruktur digital.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Perubahan itu antara lain terlihat pada lelang spektrum terbaru yang memakai harga relatif terjangkau. Kebijakan tersebut dinilai memberi kesempatan bagi operator untuk melanjutkan investasi pengembangan jaringan. “Menurut saya, sekarang seluruh operator memiliki ruang yang cukup untuk membangun jaringan 5G,” katanya.
Konektivitas Prasyarat Transformasi Digital
Ismail menjelaskan ketersediaan infrastruktur telekomunikasi merupakan prasyarat bagi transformasi digital. Konektivitas yang memadai perlu tersedia sebelum masyarakat memakai berbagai layanan digital secara produktif. “Lebih dari 98 persen wilayah Indonesia telah terhubung dengan jaringan 4G. Perkembangan 5G juga berlangsung sangat cepat. Karena itu, persoalan spektrum frekuensi menjadi sangat penting,” tuturnya.
Pemerintah disebut akan terus mengupayakan penyediaan alokasi spektrum bagi operator untuk mendukung pengembangan teknologi telekomunikasi. Kebijakan itu perlu mempertimbangkan kebutuhan industri jangka panjang karena pembangunan infrastruktur memerlukan modal besar dan waktu yang tidak singkat.









