JAKARTA, ARGUMENRAKYAT.COM – Menutup kalender politik tahun 2025, dinamika kekuasaan di Indonesia tidak menunjukkan tanda-tanda mendingin. Dari isu rekonsiliasi tokoh agama hingga ketegangan di daerah khusus, panggung politik nasional pekan ini diwarnai oleh berbagai peristiwa strategis yang diprediksi akan menjadi landasan pergerakan di tahun 2026.
Berikut adalah rangkuman isu politik paling trending yang berhasil dihimpun redaksi Argumen Rakyat:
1. Islah di Tubuh PBNU: Harapan Baru Stabilitas Umat
Salah satu berita paling melegakan bagi publik adalah tercapainya kesepakatan damai (islah) antara Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Konflik internal yang sempat memanas selama sebulan terakhir berakhir dengan pelukan hangat di Jakarta. Islah ini dinilai sebagai langkah krusial menuju Muktamar 2026 dan menjadi sinyal kuat bahwa organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia ini tetap solid sebagai mitra strategis pemerintah.
2. Ketegangan di Aceh: Dialog Menjadi Kunci
Di ujung barat Indonesia, pengibaran bendera yang dikaitkan dengan simbol GAM kembali memicu polemik. Meski TNI menegaskan pembubaran aksi dilakukan secara persuasif dan sesuai hukum, sejumlah anggota DPR RI dan pengamat politik mengingatkan pemerintah untuk tidak menggunakan pendekatan militeristik.
“Aceh sedang dalam masa pemulihan pasca-bencana. Yang dibutuhkan saat ini adalah pendekatan sosial dan kemanusiaan, bukan justru menciptakan ketakutan baru,” ujar salah satu legislator Komisi I DPR RI.
3. Ultimatum Prabowo: Sikat Mafia Hutan dan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan tajinya dengan mengeluarkan ultimatum keras kepada mafia hutan dan pelaku korupsi. Dalam agenda penyerahan denda kehutanan baru-baru ini, Prabowo menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat mustahil dicapai tanpa penghentian penyelewengan anggaran. Langkah ini diperkuat dengan manuver Kejaksaan Agung yang melakukan mutasi besar-besaran terhadap 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) demi penyegaran institusi.
4. Isu Reshuffle Jilid IV?
Meskipun istana sempat membantah adanya perombakan kabinet dalam waktu dekat, desakan publik agar menteri-menteri bekerja “cepat, cermat, dan cerdas” terus menguat. Pasca pengangkatan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam ad interim beberapa waktu lalu, publik masih menunggu siapa sosok definitif yang akan mengisi kursi panas tersebut di awal tahun depan.
Apa Dampaknya bagi Rakyat?
Dinamika politik di atas bukan sekadar angka atau lobi-lobi elite. Stabilitas politik di akhir tahun ini sangat berpengaruh pada:
-
Kepercayaan Pasar: Terutama terkait kebijakan utang APBN dan posisi keuangan negara.
-
Kesiapan Bencana: Penanganan bencana di Sumatera dan Aceh membutuhkan kekompakan eksekutif dan legislatif.
-
Upah Minimum: Penetapan UMP 2026 yang adil bagi buruh dan pengusaha.
Editor: Tim Redaksi Argumen Rakyat Liputan: Nasional & Hukum







![Penetapan Indonesia sebagai Dewan HAM PBB 2026. [Foto: kemlu.go.id]](https://argumenrakyat.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG_20260110_160318-e1768216728409-360x200.jpg)

