Manuver Akhir Tahun: Dari Proyeksi Pilkada Lewat DPRD Hingga Reformasi Kabinet “Super Power”

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi AI

Foto Ilustrasi AI

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Dinamika politik Indonesia di pengujung 2025 semakin kompleks. Di tengah euforia libur akhir tahun, isu-isu strategis mengenai nasib demokrasi lokal dan pergeseran kekuatan di internal kabinet justru mencuat ke permukaan. Berikut adalah tiga laporan utama kami:

1. Wacana Pilkada Lewat DPRD: Kemunduran atau Solusi Efisiensi?

Gelombang penolakan dari berbagai koalisi masyarakat sipil kini sedang tertuju pada wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD. Para pengamat politik menilai langkah ini berisiko memperkuat politik elite dan memutus kontrak langsung antara rakyat dengan pemimpinnya.

“Ini adalah pertaruhan besar bagi kualitas demokrasi kita. Jika Pilkada kembali ke DPRD, legitimasi kepala daerah akan sangat rentan terhadap tekanan partai politik di daerah,” tulis tim riset ArgumenRakyat.

2. Kabinet Merah Putih: Purbaya Yudhi Sadewa Pimpin Kementerian Keuangan Pasca-Sri Mulyani

Setelah perombakan besar (reshuffle) yang dilakukan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu, fokus publik tertuju pada Purbaya Yudhi Sadewa yang kini memegang kendali penuh atas kebijakan fiskal nasional menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Publik menanti apakah transisi ini mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah ancaman resesi global 2026 atau justru membawa arah kebijakan ekonomi yang lebih nasionalis-populis.

Baca Juga:  Mengetuk Pintu 2026: Indonesia Resmi Masuki Era KUHP Baru, Apa Saja yang Berubah?

3. Terobosan “Work From Mall”: ASN Mulai Uji Coba WFA di Pusat Perbelanjaan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengejutkan publik dengan mendorong program Work From Anywhere (WFA) yang unik, yakni bekerja dari pusat perbelanjaan (Work From Mall). Kebijakan ini merupakan bagian dari stimulus pemerintah untuk mendongkrak konsumsi domestik hingga Rp110 triliun di akhir tahun. Namun, di balik itu, muncul kritik mengenai efektivitas kinerja birokrasi dan bagaimana pengawasannya dilakukan agar tidak sekadar menjadi “libur terselubung” bagi ASN.

Baca Juga:  Mandat Biodiesel B50 Resmi Dibatalkan, Pemerintah Pilih Pertahankan B40 Demi Keamanan Mesin Industri

Analisis Argumen Rakyat

Transformasi struktur pemerintahan yang dipadukan dengan kebijakan ekonomi yang tidak konvensional menunjukkan bahwa rezim saat ini sedang berupaya melakukan akselerasi cepat. Namun, ancaman pelemahan demokrasi melalui wacana Pilkada DPRD menjadi “catatan hitam” yang harus terus dikawal agar kedaulatan tidak sepenuhnya berpindah dari tangan rakyat ke meja makan para politisi.(**)

Berita Terkait

Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya
Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi
POLITIK JULO-JULO
Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029
Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama
Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang
Mandat Biodiesel B50 Resmi Dibatalkan, Pemerintah Pilih Pertahankan B40 Demi Keamanan Mesin Industri
Anomali Harga Pangan 2026: Cabai Anjlok Hingga 18 Persen, Harga Beras dan Minyak Goreng Kian Menghimpit Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 14:05 WIB

Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:30 WIB

Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:27 WIB

POLITIK JULO-JULO

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:04 WIB

Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:27 WIB

Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB