Haul ke-77 Tan Malaka, Momentum Menghidupkan Kembali Tradisi Berpikir Kritis

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana prosesi penghormatan Haul ke-77 Tan Malaka di Jorong Pandam Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (22/2/2026). Dokumentasi: Argumenrakyat

Suasana prosesi penghormatan Haul ke-77 Tan Malaka di Jorong Pandam Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (22/2/2026). Dokumentasi: Argumenrakyat

LIMAPULUH KOTA —

Masyarakat memperingati Haul ke-77 Tan Malaka di Jorong Pandam Gadang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (22/2/2026). Kegiatan ini menjadi momen refleksi untuk mengenang perjuangan dan menghidupkan kembali gagasan besar Tan Malaka.

Acara berlangsung di kampung halaman Tan Malaka. Bupati Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha hadir bersama unsur DPRD, tokoh adat, ninik mamak, serta pegiat seni budaya.

H. Ferizal Ridwan, pendiri sekaligus Ketua Yayasan Ibratama, turut memimpin kegiatan ini. Ia secara konsisten menginisiasi peringatan haul sebagai upaya merawat warisan intelektual Tan Malaka.

“Peringatan ini bukan sekadar mengenang tokoh. Kita ingin merefleksikan gagasan dan perjuangannya dalam membangun bangsa,” ujar Ferizal Ridwan.

Baca Juga:  Viral! Guru SMKN 3 Jambi Dikeroyok Belasan Siswa, Berakhir Damai Usai Mediasi Panjang

Doa dan Tabur Bunga

Panitia membuka kegiatan dengan doa bersama. Setelah itu, para tokoh melaksanakan prosesi tabur bunga. Mereka menjadikannya simbol penghormatan atas jasa Tan Malaka bagi bangsa.

Suasana berlangsung khidmat. Masyarakat menunjukkan penghargaan mendalam kepada sosok revolusioner tersebut.

Safni Sikumbang menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini. Menurutnya, generasi muda harus mengenal sejarah tokoh nasional dari daerahnya sendiri.

“Haul ini bukan hanya penghormatan. Ini ajakan untuk berpikir mandiri, kritis, dan berani melawan ketidakadilan,” katanya.


Warisan Madilog Tetap Relevan

Tan Malaka memperkenalkan konsep berpikir rasional melalui karyanya Madilog (Materialisme, Dialektika, dan Logika). Ia mendorong masyarakat menggunakan logika dan metode ilmiah untuk membangun bangsa.

Baca Juga:  Pemkab Lima Puluh Kota Antisipasi Tekanan Fiskal 2026, Efisiensi dan Penguatan Ekonomi Lokal Jadi Andalan

Nilai tersebut tetap relevan hingga sekarang. Banyak pihak menilai gagasan Tan Malaka masih penting untuk menghadapi tantangan zaman modern.

Melalui peringatan ini, masyarakat diajak tidak hanya mengenang sejarah. Mereka juga diajak menerapkan nilai-nilai pemikiran Tan Malaka dalam kehidupan berbangsa.


Diusulkan Jadi Agenda Tahunan

Yayasan dan tokoh masyarakat mendorong pemerintah daerah menjadikan haul ini sebagai agenda tahunan resmi. Mereka ingin penghormatan terhadap Tan Malaka berlangsung secara berkelanjutan.

Peringatan ini menegaskan bahwa tanah kelahiran Tan Malaka bukan sekadar situs sejarah. Tempat ini menjadi ruang belajar tentang keberanian berpikir dan memperjuangkan keadilan.


Redaksi Argumen Rakyat

Berita Terkait

Tragedi Berdarah di Kota Tual: Siswa MTs Tewas Dianiaya Oknum Brimob, DPR RI Selly Gantina: Ini Keji dan Biadab!
Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026, Rp4,2 Triliun Cair Februari
Viral Tangan Bayi Bengkak Usai Diinfus di RS Paramoun Makassar, Manajemen Beri Klarifikasi
Cuaca Buruk di Teluk Bone: KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam, KM Mandala Nusantara Putar Balik
Babak Baru Kasus ‘Es Spons’ Kemayoran: Permohonan Maaf Aparat dan Perjuangan Memulihkan Martabat Suderajat
Update Investigasi Kematian Lula Lahfah: Polisi Periksa Reza Arap 5 Jam, Uji Labfor Temuan ‘Whip Pink’
Bantul Diguncang Gempa M 4,4 Kedalaman 11 Km, Getaran Terasa Kuat di Seluruh Wilayah DIY
Misteri Kematian Lula Lahfah: Polisi Ungkap Hasil Rekam Medis Besok, Reza Arap Tulis Pesan Haru

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 03:47 WIB

Haul ke-77 Tan Malaka, Momentum Menghidupkan Kembali Tradisi Berpikir Kritis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:51 WIB

Tragedi Berdarah di Kota Tual: Siswa MTs Tewas Dianiaya Oknum Brimob, DPR RI Selly Gantina: Ini Keji dan Biadab!

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:51 WIB

Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026, Rp4,2 Triliun Cair Februari

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:34 WIB

Cuaca Buruk di Teluk Bone: KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam, KM Mandala Nusantara Putar Balik

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:49 WIB

Babak Baru Kasus ‘Es Spons’ Kemayoran: Permohonan Maaf Aparat dan Perjuangan Memulihkan Martabat Suderajat

Berita Terbaru