Evakuasi Dramatis di Padang: Tim SAR dan BPBD Selamatkan Warga Terjebak Banjir

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang RRI/Dodik Setyo.

Banjir di Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang RRI/Dodik Setyo.

PADANG, ArgumenRakyat.com – Isak tangis dan ketegangan mewarnai kawasan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang, sejak dini hari tadi. Hujan ekstrem yang tidak kunjung reda memaksa Tim SAR Gabungan dan BPBD berjibaku melawan arus deras untuk mengevakuasi puluhan warga yang terjebak di dalam rumah mereka yang mulai tenggelam.

Banjir yang dipicu oleh tingginya curah hujan di hulu dan buruknya drainase kota ini membuat ketinggian air di beberapa titik mencapai lebih dari 1,2 meter, melumpuhkan aktivitas dan mengancam keselamatan nyawa.

Detik-Detik Penyelamatan di Dadok Tunggul Hitam

Aksi paling dramatis terjadi ketika petugas harus menjebol langit-langit salah satu rumah warga untuk menyelamatkan seorang lansia dan dua balita yang terjepit di tengah genangan yang terus naik. Dengan menggunakan perahu karet dan tali pengaman, petugas menggendong korban satu per satu di tengah kegelapan malam.

  • Fokus Evakuasi: Prioritas utama diberikan kepada kelompok rentan; lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

  • Kondisi Lapangan: Arus air yang kencang di gang-gang sempit pemukiman menjadi kendala utama, namun dedikasi personel di lapangan berhasil memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Baca Juga:  Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Daftar Wilayah Terdampak Parah

Berdasarkan data terkini dari Pusdalops BPBD Kota Padang, selain Dadok Tunggul Hitam, beberapa wilayah lain juga melaporkan kondisi kritis:

  • Koto Tangah: Komplek perumahan warga terendam rata-rata 80 cm.

  • Nanggalo: Luapan sungai mengakibatkan akses jalan utama terputus total.

  • Kuranji: Beberapa titik dilaporkan mengalami longsor skala kecil yang menutup akses warga.

Argumen Kita: Alarm Keras untuk Tata Kelola Drainase

ArgumenRakyat.com memandang bahwa peristiwa “rutin” setiap awal tahun ini bukan lagi sekadar bencana alam biasa. Ini adalah kegagalan sistemik dalam pengelolaan ruang dan drainase kota. Padang adalah kota pesisir dengan risiko hidrometeorologi tinggi; membiarkan drainase tersumbat dan sungai mendangkal adalah resep sempurna menuju katastrofe.

Baca Juga:  Bansos Akhir Tahun Cair Besar-Besaran, Pemerintah Guyur Rp8 Juta per KK untuk Korban Bencana

“Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan heroisme Tim SAR. Heroisme sejati pemerintah daerah adalah memastikan warga tidak perlu dievakuasi karena rumah mereka sudah aman dari banjir,” tegas redaksi kami.

Pusat Pengungsian Sementara

Hingga berita ini diturunkan, warga yang berhasil dievakuasi telah ditempatkan di beberapa titik aman:

  1. Masjid Baitul Hikmah (Dadok): Menampung sekitar 45 jiwa.

  2. Kantor Camat Koto Tangah: Difungsikan sebagai posko utama dan dapur umum.

  3. Puskesmas Terdekat: Siaga untuk menangani warga yang mulai mengeluhkan gatal-gatal dan demam.(**)

Berita Terkait

Waspada! Air Sinkhole Lima Puluh Kota Mengandung Bakteri E-Coli Tinggi, Wagub Sumbar: Jangan Dikonsumsi!
Bareskrim Polri Bidik Mafia Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Tim Khusus Diterjunkan, Usut Keterlibatan Korporasi
Update Sinkhole Lima Puluh Kota: Ahli Geologi PVMBG Tiba di Lokasi, Lakukan Pemetaan Rongga Bawah Tanah
Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat
Tragedi di Pasaman: Nenek Saudah Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku Pemukulan
GENERASI MUDA DI ERA DIGITALISASI
JEJAK SEJARAH PASAR PAYAKUMBUH : DARI ERA KOLONIAL KE MILENIAL (tamat)
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:16 WIB

Waspada! Air Sinkhole Lima Puluh Kota Mengandung Bakteri E-Coli Tinggi, Wagub Sumbar: Jangan Dikonsumsi!

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bareskrim Polri Bidik Mafia Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Tim Khusus Diterjunkan, Usut Keterlibatan Korporasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:50 WIB

Update Sinkhole Lima Puluh Kota: Ahli Geologi PVMBG Tiba di Lokasi, Lakukan Pemetaan Rongga Bawah Tanah

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:54 WIB

Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB